Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:58 WIB
Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengumumkan sebanyak 280 fasilitas kesehatan di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap beroperasi meski terdampak bencana. [Antara]
baca 10 detik
  • Sebanyak 280 fasilitas kesehatan terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar tapi layanan tetap berjalan.
  • Pembangunan 3.248 unit hunian sementara (Huntara) di Aceh telah rampung 100% per 29 Januari 2026.
  • Total pengungsi di tiga provinsi terdampak bencana menurun menjadi 111.788 jiwa seiring pemulihan.

Suara.com - Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mengumumkan sebanyak 280 fasilitas kesehatan terdampak bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Meski demikian, seluruh layanan kesehatan dipastikan tetap berjalan.

Direktur Jenderal Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri sekaligus Juru Bicara Satgas, Amran menyampaikan fasilitas kesehatan terdampak di Aceh tercatat sebanyak 141 unit, di Sumatera Utara 67 unit, dan di Sumatera Barat 72 unit.

“Sehingga secara keseluruhan 280 unit (fasilitas kesehatan terdampak),” kata Amran dalam konferensi pers Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Kemendagri, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, untuk Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat, seluruh fasilitas kesehatan yang terdampak telah dilaporkan berfungsi dengan baik. Sementara di Aceh, masih terdapat dua puskesmas yang pelayanannya dilakukan di luar gedung.

“Kecuali Puskesmas Lokop, yaitu di Desa Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur. Ini pelayanan dilakukan di luar gedung,” ucapnya.

Selain itu, pelayanan kesehatan di Puskesmas Jambur Lak-Lak, Desa Jambur Lak-Lak, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, juga masih dilakukan di luar gedung akibat dampak kerusakan bangunan.

Meski demikian, Amran menegaskan seluruh fasilitas kesehatan tetap berfungsi dan melayani masyarakat. Pemerintah memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana tetap menjadi prioritas selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.

Huntara Rampung Dibangun

Sebelumnya Amran juga menerangkan pembangunan hunian sementara atau Huntara di Provinsi Aceh telah rampung 100 persen. Satgas telah telah membangun 3.248 unit Huntara di Aceh.

baca juga

“Untuk data sementara di Provinsi Aceh, Huntara sudah 100 persen, yaitu sebanyak 3.248 yang selesai,” ujar Amran.

Sementara itu, progres pembangunan Huntara di wilayah lain masih berjalan. Di Provinsi Sumatera Utara, Huntara yang direncanakan sebanyak 962 unit, dengan realisasi pembangunan mencapai 557 unit.

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana 618 unit Huntara, sebanyak 476 unit telah selesai dibangun. Satgas menargetkan sisa pembangunan di dua provinsi tersebut dapat segera dirampungkan seiring dengan pemulihan infrastruktur dasar.

Jumlah Pengungsi Turun

Seiring dengan itu, jumlah pengungsi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus turun. Data terbaru yang dihimpun Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi mencatat, total pengungsi di tiga provinsi tersebut kini tersisa 111.788 jiwa.

Amran menyampaikan penurunan jumlah pengungsi terjadi secara bertahap dari waktu ke waktu seiring dengan berjalannya proses penanganan darurat dan rehabilitasi.

"Total secara keseluruhan pengungsi sampai dengan kemarin itu ada 111.788 jiwa," ujar Amran.

Untuk wilayah Sumatera Barat, jumlah pengungsi tercatat turun cukup signifikan. Dari sebelumnya 10.884 jiwa per 24 Januari, kini jumlah pengungsi berkurang menjadi 9.040 jiwa.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, jumlah pengungsi terbaru tercatat sebanyak 11.085 jiwa. Angka tersebut juga menunjukkan tren penurunan dibandingkan data awal pascabencana.

Adapun Provinsi Aceh masih menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar. Hingga data terakhir, jumlah pengungsi di Aceh tercatat sebanyak 91.663 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung

Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:32 WIB

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:33 WIB

Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara

Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara

Sport | Rabu, 28 Januari 2026 | 20:03 WIB

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Jadi Ketua

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:49 WIB

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

Kejagung Siap Ladeni Kasasi Ibrahim Arief di Kasus Chromebook

News | Senin, 14 September 2026 | 14:01 WIB

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

Kembangkan Kasus Suap Proyek Bengkulu, KPK Geledah Rumah Adi Sumarta dan Sita Bukti Elektronik

News | Senin, 14 September 2026 | 13:59 WIB

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Betrand Peto Bantah Lakukan Pelecehan Seksual: ANW Tiba-Tiba Masuk ke Ruang Karaoke

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:57 WIB

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Kisah Ketangguhan Komunitas Indonesia Bersinar di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 13:55 WIB

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

Aksi Licik Copet di Konser Band Kotak: Tebar Gas 'Kentut' Demi Bikin Panik Penonton

News | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

BGN Siapkan Sistem Marketplace MBG: Kejar Pengadaan, Keracunan Terabaikan?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:50 WIB

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang

News | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Gojek Gandeng Universitas Indonesia, Bedah Strategi Jadi Juara dengan Teknologi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 13:49 WIB

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini

News | Senin, 14 September 2026 | 13:45 WIB

×