SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat

Bella | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:39 WIB
SAR Percepat Evakuasi Longsor Cisarua dengan Tambahan Alat Berat
Delapan alat berat disiagakan di titik A2 dalam proses upaya pencarian lorban Longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (30/1/2026). ANTARA/Ilham Nugraha
  • Pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, hari ketujuh dioptimalkan karena kondisi cuaca membaik.
  • Basarnas menambahkan dua alat berat untuk mempercepat evakuasi korban yang masih tertimbun material longsor.
  • Hingga Kamis malam, 55 kantong jenazah telah dievakuasi dan 41 di antaranya berhasil diidentifikasi tim DVI.

Suara.com - Upaya pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memasuki fase krusial seiring membaiknya kondisi cuaca pada hari ketujuh operasi SAR. Situasi tersebut dimanfaatkan tim gabungan untuk mengoptimalkan proses pencarian dan evakuasi korban yang masih tertimbun material longsor.

Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo, mengatakan kondisi cuaca menjadi faktor penentu dalam kelancaran operasi di lapangan, terutama di sektor-sektor utama yang telah dipetakan sejak awal.

“Kami berharap cuaca hari ini lebih kondusif sehingga pencarian bisa dilakukan secara maksimal. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menurunkan tambahan dua alat berat guna mempercepat proses evakuasi,” ujarnya di Bandung, Jumat.

Basarnas menambah dua unit alat berat jenis excavator PC 200 yang akan difokuskan di perbatasan sektor A2 dan A3. Penempatan ini dilakukan untuk mempercepat penggalian dan penanganan material longsor sesuai peta operasi SAR yang telah ditetapkan.

Operasi pencarian telah berlangsung sejak longsor terjadi pada Sabtu (24/1). Hingga hari keenam, puluhan korban berhasil dievakuasi dari timbunan tanah dan bebatuan yang menutup permukiman warga.

Berdasarkan data terakhir Kamis (29/1) pukul 18.30 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 55 kantong jenazah, sementara sekitar 25 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Di sisi lain, proses identifikasi korban oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat terus berjalan. Dari total jenazah yang ditemukan, 41 kantong jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh pihak berwenang.

Pencarian difokuskan pada sektor-sektor dengan dampak longsor paling parah, sembari tetap mewaspadai potensi longsor susulan akibat kondisi tanah yang labil dan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Ratusan personel dari berbagai instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan, diterjunkan secara bergantian. Mereka menyisir area rawan dengan dukungan alat berat, anjing pelacak, serta teknologi pendukung lainnya.

Sementara itu, keluarga korban masih menanti kabar dengan harapan seluruh warga yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan. Tim SAR pun terus mengimbau masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar operasi kemanusiaan yang telah berlangsung lebih dari sepekan ini dapat membuahkan hasil terbaik bagi korban dan keluarga terdampak longsor Cisarua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal

Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 17:25 WIB

Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?

Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:30 WIB

Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick

Cabut Izin 28 Perusahaan Pascabencana, Auriga Nusantara Nilai Pemerintah Cuma Gimmick

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:01 WIB

Banjir dan Longsor Berulang, Auriga Ungkap Deforestasi 'Legal' Jadi Biang Kerok

Banjir dan Longsor Berulang, Auriga Ungkap Deforestasi 'Legal' Jadi Biang Kerok

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:02 WIB

Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua

Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:33 WIB

Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang

Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:16 WIB

Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda

Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:06 WIB

Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi

Peran BUMN Tangani Bencana Diapresiasi

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 23:13 WIB

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

News | Senin, 26 Januari 2026 | 17:37 WIB

KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan

KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:44 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB