8.000 Personel TNI Dikirim ke Gaza untuk Misi Damai, Disebut Bakal Lucuti Hamas

M Nurhadi

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:41 WIB
8.000 Personel TNI Dikirim ke Gaza untuk Misi Damai, Disebut Bakal Lucuti Hamas
Ilustrasi TNI (Suara.com/Antara)
baca 10 detik
  • Indonesia mengerahkan 8.000 prajurit TNI sebagai negara pertama implementasi fase kedua perjanjian gencatan senjata AS.
  • Pasukan akan bertugas dalam International Stabilization Force (ISF) dengan fokus medis dan zeni di Gaza.
  • Tugas ISF mencakup pengamanan perbatasan, demiliterisasi, dan pengawasan transisi pemerintahan Palestina.

Suara.com - Indonesia mengerahkan hingga 8.000 prajurit TNI untuk dikirim ke Gaza. Langkah ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang menyatakan kesiapan operasional sebagai bagian dari implementasi fase kedua perjanjian gencatan senjata yang diprakarsai oleh Amerika Serikat pada akhir tahun lalu.

"Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump, yang diumumkan bulan lalu. Indonesia memiliki mandat dari Dewan Keamanan PBB untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang akan membantu mengamankan wilayah perbatasan di Gaza dan memastikan demiliterisasi wilayah tersebut, termasuk pelucutan senjata Hamas," tulis BBC Internasional dalam laporannya yang dikutip Redaksi pada Rabu 11/2/2026).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa proses pelatihan khusus bagi para prajurit tersebut telah dimulai.

Fokus utama dari pengerahan pasukan ini adalah pada peran medis dan zeni (teknik), guna membantu pemulihan infrastruktur serta layanan kesehatan di wilayah konflik tersebut.

Keterlibatan Indonesia semakin dipertegas dengan bergabungnya pemerintah ke dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump sejak bulan lalu.

Lembaga ini memiliki mandat khusus dari Dewan Keamanan PBB untuk membentuk International Stabilization Force (ISF).

Tugas utama dari satuan ISF ini nantinya meliputi:

Pengamanan Perbatasan: Memastikan keamanan di wilayah perbatasan Gaza.

Demiliterisasi Wilayah: Menjamin proses demiliterisasi di wilayah tersebut, termasuk di dalamnya agenda pelucutan senjata kelompok bersenjata.

baca juga

Transisi Pemerintahan: Mengawasi pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina yang baru.

Rekonstruksi Pascaperang: Memimpin upaya pembangunan kembali infrastruktur Gaza yang hancur.

Pertemuan perdana dewan ini dijadwalkan berlangsung di Washington pada 19 Februari 2026 mendatang untuk membahas rincian teknis lebih lanjut.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan Indonesia dalam misi yang berafiliasi dengan inisiatif AS ini tidak lepas dari pro dan kontra di dalam negeri.

Beberapa kelompok masyarakat menyuarakan kritik mengingat tingginya kemarahan publik atas peran AS dalam konflik tersebut.

Langkah Indonesia ini menuai sorotan dan kritik karena BoP buatan Trump tidak menyertakan Palestina sebagai negara yang terdampak konflik, menimbulkan kekhawatiran penindasan lebih jauh.

Namun, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki kewajiban moral untuk aktif menstabilkan Gaza.

Ia meyakini bahwa keterlibatan TNI merupakan langkah nyata menuju tercapainya solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar permanen konflik Israel-Palestina.

Laporan dari lembaga penyiaran publik Israel, Kan, menyebutkan bahwa sebuah area di selatan Gaza, yang terletak di antara Rafah dan Khan Younis, telah dialokasikan sebagai lokasi pembangunan barak bagi ribuan personel TNI.

Lokasi ini nantinya akan menjadi basis operasi kemanusiaan bagi militer Indonesia selama bertugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil

Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:14 WIB

Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf

Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:14 WIB

Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri

Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:03 WIB

Prabowo Kumpulkan TNI dan Polri di Istana, Bahas Agenda Strategis Awal Tahun

Prabowo Kumpulkan TNI dan Polri di Istana, Bahas Agenda Strategis Awal Tahun

News | Senin, 09 Februari 2026 | 10:55 WIB

Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut

Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 20:59 WIB

Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace

Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace

Foto | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:49 WIB

Terkini

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa

Jogja | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 20:54 WIB

×