Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:30 WIB
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia di KPAI, Jakarta, Kamis (12/2/2026). [Suara.com/Lilis]
  • Ahmad Doli Kurnia menemukan orang tua di Asahan enggan melapor kasus kekerasan seksual anak ke polisi.
  • Doli meminta KPAI mengawal kasus dugaan kekerasan seksual anak yang awalnya belasan korban.
  • KPAI mendorong edukasi pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat dan korban agar berani melapor.

Suara.com - Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia menemukan banyak orang tua yang ragu melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami anaknya kepada polisi. Temuan itu dia dapatkan ketika turut mengawal dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia delapan tahun yang terjadi di daerah pemilihannya di Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

Doli sampai meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk turut mengawal kasus tersebut. Dia mengungkapkan, kalau kasus kekerasan seksual tersebut semula dilaporkan telah memakan korban hingga belasan anak. Namun, yang mengaku ke polisi tidak sampai setengahnya.

"Di tempat saya ini awalnya kita dapat informasi ada 12 (korban), tapi sekarang penyelidikan polisi itu 4. Nah, kalau informasi yang beredar, kita dapat memang ada orang tua yang merasa gak perlu jadi diramaikan gitu, jadi damai aja gitu," kata Doli usai bertemu dengan komisioner KPAI di kantor Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Politisi Golkar itu menyayangkan sikap para orang tua yang justru memilih damai atas kasus kekerasan seksual yang menimpa anaknya. Menurutnya, anak sebagai korban justru bisa mengalami kondisi buruk, terutama mentalnya.

"Bagaimana anaknya nanti gitu. Apalagi ini anak-anak perempuan," imbuhnya.

Selain melaporkan kasus, Doli menyampaikan kalau dirinya juga berdiskusi dengan KPAI soal sanksi dan hukuman atas kasus seperti itu. Ia turut menyinggung aturan KUHAP baru yang berlaku awal tahun kemarin.

Kendati dalam aturan itu dituliskan ada opsi sanksi terhadap pelanggaran hukum seminimal mungkin, ia berharap ketentuan itu tidak ditetapkan terhadap kasus kekerasan seksual terutama pada anak.

"Tentu kita berharap untuk kasus-kasus pelanggaran terhadap anak ini harus dikecualikan, gak boleh di ringan, justru harus diberatkan. Karena ini mengganggu kita semua sebagai sebuah bangsa," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPAI Dian Sasmita juga mendorong Rinas Perlindungan Anak, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan untuk melakukan pencegahan kekerasan seksual melalui edukasi kepada masyarakat, terutama orang tua, tentang ragam tindakan pelecehan seksual.

Anak juga perlu diberikan pengetahuan tentang cara menghadapi situasi ketika ada indikasi kekerasan.

"Anak mengalami kekerasan, mereka harus seperti apa, ini bukan salahnya korban, kekerasan itu salahnya pelaku, itu yang perlu ditegaskan. Jadi jangan pernah takut melaporkan ketika ada kekerasan," pesan Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI

Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:08 WIB

Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?

Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?

Liks | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:24 WIB

Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada

Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB