Viral Keluhan Kebisingan Lapangan Padel, Komisi X DPR Desak Pemda Buat Regulasi dan Pasang Peredam

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:33 WIB
Viral Keluhan Kebisingan Lapangan Padel, Komisi X DPR Desak Pemda Buat Regulasi dan Pasang Peredam
Ilustrasi bermain padel (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi X DPR RI menanggapi keluhan kebisingan lapangan Padel yang mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
  • Lalu Hadrian Irfani mendorong Pemda DKI Jakarta segera membuat regulasi ketat terkait sarana olahraga tersebut.
  • Dua usulan konkret yang diajukan adalah pemasangan peredam suara dan izin komunikasi dengan warga sebelum pembangunan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menanggapi serius fenomena lapangan olahraga Padel yang belakangan dikeluhkan warga karena memicu kebisingan.

Meski mengapresiasi tingginya minat olahraga masyarakat, Lalu meminta agar aktivitas tersebut tidak mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan lingkungan sekitar.

Ia menilai maraknya lapangan Padel merupakan sisi positif dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat.

Namun, ia menyayangkan jika kehadiran sarana olahraga tersebut justru menjadi beban bagi warga yang tinggal di sekitarnya.

"Ya tentu pertama kalau sisi olahraganya, kami memandang bahwa ini kemajuan yang besar. Ada kesadaran dari masyarakat kita untuk berolahraga, itu dampak positif," ujar Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

"Tetapi ketika dengan adanya lapangan Padel yang berisik dan mengganggu ketertiban umum, apalagi di seputaran lapangan tersebut masyarakat di situ terganggu, maka ini menjadi persoalan tersendiri," katanya menambahkan.

Menyikapi hal ini, ia mendorong pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk segera turun tangan menyusun regulasi yang ketat.

Ia menekankan agar pertumbuhan industri olahraga tidak berdampak negatif terhadap lingkungan.

"Kami berharap pemerintah daerah, terutama daerah khusus ibu kota atau DKI ini, untuk bisa membuat regulasi. Jangan sampai dengan adanya lapangan Padel yang banyak ini justru berdampak negatif terhadap lingkungan yang ada di sekitar," tegasnya.

Ia memberikan dua usulan konkret untuk mengatasi kebisingan tersebut.

Pertama, penggunaan material peredam suara pada lapangan Padel. Kedua, adanya komunikasi dan izin dari warga sekitar sebelum pembangunan sarana olahraga dilakukan.

"Kami mengusulkan misalnya lapangan Padel ini diberikan peredam. Terus yang kedua, tentu sebelum membangun harus ada komunikasi dengan masyarakat yang ada di sekitar situ," tambahnya.

Lalu juga menyoroti banyaknya keluhan yang muncul di wilayah Jakarta Selatan, bahkan aspirasi warga tersebut telah sampai ke meja DPR RI.

Ia memastikan bahwa Komisi X telah berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk menindaklanjuti masalah ini kepada pemerintah daerah.

"Kayak di Jakarta Selatan itu banyak memang keluhan. Bahkan itu sampai DPR juga tuh, kita sudah menerima suratnya. Tetapi kami menyampaikan melalui Menpora untuk berkomunikasi dengan Pemerintah DKI," ungkapnya.

Ia mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta yang berencana melakukan evaluasi terhadap keberadaan lapangan-lapangan tersebut.

Menurutnya, pemilik sarana prasarana olahraga harus memiliki tanggung jawab sosial agar aktivitas usahanya tidak memicu konflik dengan warga.

"Jadi kami mengimbau pemerintah daerah segera komunikasi dengan yang pemilik sarana prasarana ini, agar sebelum membangun itu harus komunikasi dengan masyarakat sekitar, karena supaya tidak terganggu. Bila perlu lapangan Padel itu buat peredam," pungkasnya.

Untuk diketahui, pembangunan lapangan padel tengah marak di Jakarta seiring meningkatnya popularitas olahraga tersebut. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta turut menyediakan lapangan padel gratis di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, yang direncanakan mulai beroperasi pada bulan depan.

Namun demikian, di sejumlah lokasi, pembangunan lapangan padel yang berdekatan dengan kawasan hunian menuai protes warga. Keluhan paling banyak disampaikan melalui media sosial, terutama terkait kebisingan yang mengganggu waktu istirahat masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rezky Aditya Buka Monarch Padel Court di Pejaten, Siap Jadikan Padel Gaya Hidup Modern

Rezky Aditya Buka Monarch Padel Court di Pejaten, Siap Jadikan Padel Gaya Hidup Modern

Entertainment | Minggu, 15 Februari 2026 | 12:18 WIB

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:34 WIB

Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta

Gaji Guru Dinilai Tak Layak, Komisi X DPR Dorong Upah Minimal Rp 5 Juta

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:17 WIB

Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia

Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia

News | Senin, 05 Januari 2026 | 16:37 WIB

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×