BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:20 WIB
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar, menegaskan makanan takjil yang dijual untuk berbuka puasa tidak boleh mengandung bahan berbahaya seperti pengawet, pewarna, maupun formalin. (Foto dok. BPOM)
  • Kepala BPOM, Taruna Ikrar, inspeksi takjil dan melarang penggunaan pengawet atau pewarna berbahaya dalam makanan berbuka.
  • BPOM menemukan mi kuning mengandung formalin setelah menguji lebih dari 2.000 sampel pangan di berbagai lokasi.
  • BPOM juga mengawasi parsel Idulfitri dan mengimbau masyarakat menerapkan prinsip Cek KLIK saat membeli pangan.

Suara.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar, menegaskan makanan takjil yang dijual untuk berbuka puasa tidak boleh mengandung bahan berbahaya seperti pengawet, pewarna, maupun formalin.

Hal itu disampaikan Taruna saat melakukan inspeksi langsung ke lapak penjual takjil di sekitar kantor BPOM.

Dalam kegiatan tersebut, ia juga membeli beberapa jenis takjil sambil berdialog dengan pedagang.

“Makanan takjil seperti ini penting untuk diolah dengan aman, jangan menggunakan bahan pengawet, pewarna, atau bahan-bahan yang berbahaya untuk pangan,” kata Taruna dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

BPOM mencatat masih ditemukan penggunaan zat berbahaya pada pangan yang dijual untuk berbuka puasa. Dari hasil pengawasan, salah satu temuan adalah mi kuning yang mengandung formalin.

Taruna mengatakan pihaknya telah memeriksa lebih dari 2.000 sampel dari berbagai lokasi, mulai dari fasilitas produksi pangan, pasar tradisional, hingga pedagang kaki lima.

Sampel tersebut diuji menggunakan laboratorium mobil keliling BPOM untuk mendeteksi bahan berbahaya dalam makanan.

“Kami masih menemukan makanan yang mengandung formalin, yaitu mi kuning. Tentu, pedagang kami minta untuk tidak menggunakan lagi mi tersebut dan selanjutnya akan kami berikan pembinaan agar tidak menggunakan lagi mi berformalin tersebut,” ujarnya.

Selain pengawasan takjil, BPOM juga menyoroti potensi pelanggaran dalam penjualan parsel menjelang Idulfitri. Taruna mengingatkan pelaku usaha agar tidak memasukkan produk rusak atau kedaluwarsa ke dalam kemasan parsel.

“Permintaan parsel meningkat luar biasa sehingga kadang digunakan pengusaha untuk cuci gudang. Kami akan bertindak tegas dan melakukan inspeksi mendadak secara rahasia untuk memastikan isi parsel sesuai aturan,” kata dia.

Sejak satu minggu sebelum Ramadan, BPOM telah mengerahkan laboratorium keliling ke pasar-pasar dan sentra penjualan takjil di berbagai daerah untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Hampir di seluruh Indonesia kita lakukan hal yang sama. Fokus kami adalah memastikan makanan, minuman, hingga obat yang dikonsumsi masyarakat betul-betul aman dari zat berbahaya seperti formalin dan pewarna terlarang,” kata Taruna.

BPOM juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli makanan, terutama menjelang Idulfitri ketika peredaran pangan meningkat. Untuk makanan kemasan, masyarakat diminta menerapkan prinsip Cek KLIK, yakni mengecek kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip 9 Ide Makanan untuk Berbuka Puasa yang Simpel Tapi Nikmat!

Intip 9 Ide Makanan untuk Berbuka Puasa yang Simpel Tapi Nikmat!

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:35 WIB

Azan Magrib Semarang Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Lengkapnya

Azan Magrib Semarang Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 17:07 WIB

Manis dan Legit, Ini 4 Resep Aneka Kolak untuk Takjil Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Manis dan Legit, Ini 4 Resep Aneka Kolak untuk Takjil Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 07:05 WIB

Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2

Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB