Kemenkes Minta Masyarakat Tak Khawatir Vaksin MR, Efek Samping Disebut Wajar dan Sementara

Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:17 WIB
Kemenkes Minta Masyarakat Tak Khawatir Vaksin MR, Efek Samping Disebut Wajar dan Sementara
Ilustrasi Vaksin. (Antara/ist)
Baca 10 detik
  • Kemenkes menjamin keamanan vaksin MR karena telah mendapat izin edar BPOM dan evaluasi ketat WHO.
  • Efek samping vaksin MR umumnya ringan, seperti demam atau ruam, menandakan pembentukan kekebalan tubuh yang wajar.
  • Vaksin MR terbukti efektif meningkatkan antibodi protektif anak secara signifikan terhadap campak dan rubella.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan keamanan vaksin MR (Measles Rubella) yang digunakan dalam program imunisasi nasional untuk mencegah penyakit campak dan rubella pada anak.

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, mengatakan vaksin tersebut telah memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta melalui evaluasi ketat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Jangan khawatir terkait pemilihan vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi nasional karena telah dilakukan kajian yang seksama oleh Kementerian Kesehatan dan dilakukan bersama Komite Imunisasi Nasional,” kata Lucia dalam Konferensi Pers virtual, Jumat (6/3/2026).

Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap reaksi yang muncul setelah imunisasi.

Menurutnya, efek samping yang muncul umumnya bersifat ringan dan sementara.

Keluhan yang paling sering terjadi antara lain nyeri ringan di tempat suntikan, demam ringan hingga ruam pada kulit.

“Efek samping vaksin MR merupakan tanda wajar bahwa tubuh anak sedang membentuk kekebalan,” ujarnya.

Lucia menjelaskan vaksin MR juga telah terbukti efektif dalam meningkatkan antibodi pada anak-anak sehingga menjadi salah satu cara membentuk perlindungan terhadap campak dan rubella.

Untuk penyakit campak, vaksin tersebut meningkatkan titer antibodi protektif pada anak dari 10,41 persen menjadi 80,21 persen.

Baca Juga: Apa Penyebab Penyakit Campak? 'Kasus' Selebgram Ruce Nuenda Jadi Perbincangan

Sementara pada penyakit rubella, titer antibodi protektif meningkat dari 15,10 persen menjadi 98,96 persen setelah pemberian vaksin. Dengan hasil tersebut dipastikan vaksin efektif untuk mencegah campak dan rubella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI