Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 16:59 WIB
Menguak Surat Megawati untuk Ali Khamenei di Tengah Retaknya Hubungan Batin Iran-RI
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menemui Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei tahun 2004.
  • Megawati pernah mengirim surat personal kepada Ayatollah Ali Khamenei, mengingatkan kekaguman Khamenei pada Bung Karno.
  • Hubungan historis kuat antara Iran dan Indonesia kini memburuk di era pemerintahan Prabowo Subianto.
  • Iran menahan empat tanker minyak Indonesia di Teluk Persia, namun apresiasi tetap diberikan kepada rakyat Indonesia.

Suara.com - Di balik ketegangan diplomatik yang kini menyelimuti hubungan Indonesia dan Republik Islam Iran, ternyata tersimpan rekam jejak kedekatan historis dan batin yang sangat kuat.

Hubungan personal itu salah satunya terpotret lewat sebuah surat yang dikirimkan oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi, mengungkapkan bahwa surat tersebut menjadi bukti bagaimana nama Indonesia, khususnya sosok Proklamator Bung Karno, memiliki tempat istimewa di hati para pemimpin Iran.

Menurut Siswanto, ikatan ini bermula dari sebuah kisah masa lalu yang cukup dikenal di kalangan elite Iran.

Saat Ayatollah Ali Khamenei masih berjuang dan sempat dipenjara bersama seorang tokoh komunis Iran, ia kerap bercerita tentang tokoh-tokoh dunia yang menginspirasi perjuangannya.

“Di saat itu dia (Ali Khamenei) menyebut nama Bung Karno sebagai salah satu tokoh yang dia kagumi, yang menjadi energi perjuangan dia,” ungkap siswanto dalam kanal Forum Keadilan TV, Senin (9/3/2026).

Kisah historis inilah yang kemudian menginspirasi Megawati untuk menjalin komunikasi personal dengan sang Pemimpin Tertinggi.

“Yang menginspirasi Megawati mengirim surat untuk mengingatkan kepada Imam Khamenei. ‘Tuanku, saya anaknya Bung Karno yang tuanku kagumi.’ Begitulah kira-kira bahasa yang lebih personal antara Imam Ali Khamenei dan Ibu Megawati,” tambahnya.

Ikatan Batin yang Terkoyak

Sayangnya, Siswanto menilai "suasana kebatinan" dan kedekatan historis yang telah terbangun puluhan tahun itu kini hancur di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kekecewaan Iran terhadap Indonesia saat ini berujung pada tindakan tegas. Siswanto membeberkan, saat ini terdapat empat kapal tanker pembawa minyak milik Indonesia yang tertahan oleh otoritas Iran di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Meskipun Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebelumnya mengklaim bahwa pemerintah Indonesia tengah melakukan negosiasi dengan Iran agar kapal-kapal tersebut bisa keluar, Siswanto membantah keras klaim tersebut.

Berdasarkan komunikasi langsungnya dengan Atase Pertahanan Iran dua hari lalu, pintu negosiasi untuk pemerintah Indonesia saat ini tertutup rapat.

“Menteri ESDM kita mengklaim sedang bernegosiasi dengan Iran untuk mengizinkan kapal itu keluar. 2 hari yang lalu lagi-lagi saya WhatsApp atase pertahanan tidak ada dispensasi untuk Indonesia. Yang hanya bisa lewat itu kapal Cina, tanker Cina,” ungkapnya.

Iran Bedakan Sikap Rakyat dan Pemerintah RI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel

Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:04 WIB

Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran

Perusahaan Minyak Bahrain Umumkan Force Majeure Imbas Perang Iran

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 15:43 WIB

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

Buntut Tekanan AS, Iran Disebut Kecewa Berat Terhadap Indonesia Era Prabowo

News | Senin, 09 Maret 2026 | 15:41 WIB

Trump Gusar usai Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Israel Nekat Tembakkan Bom Fosfor

Trump Gusar usai Iran Tunjuk Pemimpin Baru, Israel Nekat Tembakkan Bom Fosfor

Tekno | Senin, 09 Maret 2026 | 14:20 WIB

Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur

Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur

News | Senin, 09 Maret 2026 | 14:18 WIB

Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti

Ekspor Mobil Toyota Indonesia ke Timur Tengah Tersendat, Produksi Tak Berhenti

Otomotif | Senin, 09 Maret 2026 | 13:45 WIB

Perang AS-Iran Bikin PSSI Pusing Sulit Panggil Pemain Timnas Indonesia di Eropa

Perang AS-Iran Bikin PSSI Pusing Sulit Panggil Pemain Timnas Indonesia di Eropa

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:29 WIB

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:24 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut

News | Kamis, 23 April 2026 | 21:17 WIB

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:33 WIB

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:32 WIB

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

KPK: Bukan Hanya Khalid Basalamah, Sejumlah PIHK Juga Kembalikan Uang Kasus Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:25 WIB

Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat

Resmi! Seskab Teddy Emban Tugas Baru Sebagai Duta Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:15 WIB

BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat

BPJS Kesehatan Angkat Raffi Ahmad Jadi Duta Kehormatan: Dorong Edukasi dan Gaya Hidup Sehat

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:12 WIB

Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji

Khalid Basalamah Ngaku Kenal Bos Maktour Fuad Hasan, Tapi Tak Pernah Bahas Kuota Haji

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:07 WIB

Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!

Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!

News | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB