Kantor Media Dibakar Buntut Berita Bias Kasus Pembunuhan Sadis Aktivis Anti Pemerintah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:42 WIB
Kantor Media Dibakar Buntut Berita Bias Kasus Pembunuhan Sadis Aktivis Anti Pemerintah
Ilustrasi kebakaran (Pixabay)
  • Polisi India menangkap dua tersangka pembunuh aktivis Sharif Osman Hadi di wilayah perbatasan Bongaon.

  • Kasus pembunuhan ini sempat memicu kerusuhan besar dan serangan terhadap kantor media di Bangladesh.

  • Hubungan diplomatik India dan Bangladesh mulai membaik setelah kemenangan partai BNP dalam pemilu terbaru.

Dikenal dengan retorika anti-India, sosok Hadi memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan sentimen politik di kalangan mahasiswa setempat.

Pasca pembunuhannya, misi diplomatik India di Chittagong sempat diserang oleh massa yang menuntut keadilan bagi sang aktivis.

Konsulat India di Dhaka dan Rajshahi juga tidak luput dari aksi pelemparan batu serta intimidasi yang sangat mengkhawatirkan.

Situasi tersebut sempat membuat hubungan bilateral antara New Delhi dan Dhaka berada pada titik nadir yang cukup serius.

Ketegangan mulai mereda seiring dengan perubahan peta politik setelah pemilihan umum terakhir yang digelar di Bangladesh.

Kemenangan mutlak Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) dalam pemilu baru-baru ini membawa angin segar bagi hubungan diplomatik kedua negara.

Perdana Menteri Narendra Modi secara resmi telah memberikan ucapan selamat kepada Tarique Rahman atas kemenangan politik yang diraihnya.

Bahkan Ketua Lok Sabha, Om Birla, secara langsung menghadiri upacara pelantikan pemerintahan baru tersebut di tengah transisi kekuasaan.

Negara tersebut sebelumnya sempat dilanda kekacauan hebat menyusul penggulingan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada Agustus 2024.

Hadi merupakan salah satu tokoh sentral dalam gelombang protes besar-besaran yang menyebabkan jatuhnya rezim pemerintahan Sheikh Hasina.

Setelah runtuhnya kekuasaan Hasina, kondisi keamanan di Bangladesh sempat memburuk dengan banyaknya laporan serangan terhadap kelompok minoritas.

Warga beragama Hindu menjadi kelompok yang paling terdampak oleh aksi kekerasan yang terjadi selama masa transisi kekuasaan tersebut.

Kini dengan tertangkapnya pelaku utama pembunuhan Hadi, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan dapat kembali terjaga dengan baik.

Otoritas India dan Bangladesh terus berkoordinasi untuk memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Langkah tegas kepolisian India ini diharapkan dapat meredam sentimen negatif yang selama ini berkembang di kalangan pendukung setia Hadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sakit Hati Diusir, Suami Siri Bunuh Istri di Depok dan Tinggalkan Jasad hingga Tinggal Tulang

Sakit Hati Diusir, Suami Siri Bunuh Istri di Depok dan Tinggalkan Jasad hingga Tinggal Tulang

News | Senin, 09 Maret 2026 | 16:49 WIB

Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur

Ngeri! Istri Muda di Tangerang Habisi Suami, Jasad Penuh Luka Sayatan di Tempat Tidur

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:19 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka

Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Maut di Sedayu Bantul, Satu Orang Jadi Tersangka

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:31 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB