Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:21 WIB
Selat Hormuz Jadi Jalur Neraka di Iran, Meleng Dikit Pindah Alam
Selat Hormuz
  • Amerika Serikat menghancurkan 16 kapal penebar ranjau Iran di sekitar wilayah Selat Hormuz.

  • Presiden Donald Trump mengancam konsekuensi militer luar biasa jika Iran nekat memasang ranjau.

  • Operasi Epic Fury akan terus berlanjut hingga semua ancaman di Teluk Persia hilang.

Presiden Donald Trump sendiri memberikan rincian tambahan mengenai jumlah kapal yang sudah berhasil dihancurkan.

Secara spesifik sang Presiden menyebut ada sepuluh unit kapal yang kondisinya sudah tidak aktif lagi.

Keterangan ini disampaikan secara terbuka melalui platform komunikasi pribadinya yang langsung mendapatkan sorotan media global.

"Saya dengan senang hati melaporkan dalam beberapa jam terakhir, kami telah menyerang dan sepenuhnya menghancurkan sebanyak 10 kapal penebar ranjau yang tidak aktif, dan operasi lainnya akan menyusul," tulis Trump dalam unggahan di Truth Social, dikutip dari Reuters.

Trump nampaknya ingin memastikan bahwa dominasi militer AS di kawasan tersebut tetap terjaga sangat kuat.

Pihak Gedung Putih tampaknya tidak main-main dengan peringatan yang mereka layangkan kepada pemerintah di Teheran.

Donald Trump secara terbuka mengancam akan ada balasan militer yang jauh lebih besar kedepannya.

Hal ini berkaitan erat dengan potensi sabotase jalur laut menggunakan ranjau oleh militer pihak Iran.

"Jika Iran telah menempatkan ranjau di Selat Hormuz, dan kami tidak memiliki laporan bahwa mereka melakukannya, kami ingin ranjau itu segera disingkirkan!" kata Trump.

Presiden Amerika tersebut ingin memastikan tidak ada satu pun hambatan bagi kapal yang melintas di sana.

Ketegasan Trump semakin terlihat ketika ia membahas mengenai tingkat kekuatan tempur yang akan dikerahkan nantinya.

Amerika siap menggunakan kekuatan yang belum pernah disaksikan sebelumnya jika peringatan tersebut diabaikan oleh musuh.

"Jika dengan alasan apa pun ranjau dipasang dan tidak segera dihapus, konsekuensi militer bagi Iran akan berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya," tambah dia.

Hingga saat ini kesiagaan pasukan Amerika di perairan Timur Tengah tetap berada pada level tertinggi.

Target operasi adalah memastikan wilayah laut benar-benar bersih dari ancaman bahan peledak yang membahayakan kapal.

Kehadiran militer AS di wilayah Teluk Persia ini memiliki target waktu dan sasaran yang jelas.

Operasi besar-besaran ini secara resmi disebut oleh pihak Amerika Serikat sebagai Operasi Epic Fury.

Segala bentuk serangan dan patroli akan terus dilakukan hingga tujuan utama dari misi ini tercapai.

Stabilitas di Selat Hormuz dianggap sebagai harga mati bagi kepentingan ekonomi dan keamanan nasional Amerika.

Dunia kini menanti respon selanjutnya dari pihak Iran atas penghancuran belasan kapal militer milik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel

Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:19 WIB

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:58 WIB

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

Jabatan Kapolri Kini Bisa Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden, Ini Bunyi Pasal Terbaru UU Polri

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:06 WIB

Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru

Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:03 WIB

Nama Pimpinan Masuk Polemik Kasus BGN, KPK Klarifikasi Yayasan Fitroh Tak Terkait Dapur MBG

Nama Pimpinan Masuk Polemik Kasus BGN, KPK Klarifikasi Yayasan Fitroh Tak Terkait Dapur MBG

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:02 WIB

Nama Fitroh Disebut Masuk BAP Kasus MBG, KPK Tegaskan Pimpinannya Tak Kenal Sony Sonjaya

Nama Fitroh Disebut Masuk BAP Kasus MBG, KPK Tegaskan Pimpinannya Tak Kenal Sony Sonjaya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:58 WIB

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:51 WIB

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:50 WIB

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:36 WIB

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:31 WIB

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:21 WIB