Polemik Permintaan THR Pengurus RW di Kalideres: Cuma Ikut Tradisi!

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Rabu, 11 Maret 2026 | 16:41 WIB
Polemik Permintaan THR Pengurus RW di Kalideres: Cuma Ikut Tradisi!
ilustrasi THR (freepik)
baca 10 detik
  • Pengurus RW di Kalideres, Jakarta Barat mengirim surat permintaan THR kepada pengusaha menjelang Idul Fitri.
  • Permintaan THR yang viral itu mencantumkan nominal berbeda untuk berbagai jabatan pengurus seperti Ketua RW dan Kamtibmas.
  • Ketua RW mengaku hanya melanjutkan tradisi lama; dana terkumpul akan dibelikan bingkisan untuk dibagikan kepada staf lingkungan.

Suara.com - Jelang hari raya Idul Fitri, seorang pengusaha di wilayah Kalideres, Jakarta Barat mendapat surat permintaan tunjangan hari raya (THR) dari pihak pengurus RW.

Aksi ini viral usai diunggah di media sosial Instagram. Tak tanggung-tanggung pengurus RW mematok THR yang diperuntukkan kepada Ketua RW, Wakil Ketua RW, Kamtibmas, Danton, hingga Kasatlak Hansip RW.

Nominalnya pun berbeda, untuk Ketua RW permintaan THR ditarif Rp500 ribu, Kamtibmas Rp300 ribu, dan Rp200 ribu untuk Kasatlak Hansip RW.

Kejanggalan yang disorot publik adalah adanya pemecahan surat yang mengatasnamakan berbagai jabatan pengurus, mulai dari Ketua RW, Wakil Ketua RW, Kamtibmas, Danton, hingga Kasatlak Hansip RW.

Ketua RW 09 Kelurahan Kamal, Wijaya Kusuma mengaku, jika permintaan THR ini merupakan tradisi kepengurusan lama.

Wijaya mengaku baru beberapa bulan menjabat sebagai Ketua RW. Ia menggantikan Ketua RW sebelumnya yang telah meninggal dunia.

Ia mengaku format proposal maupun pencantuman berbagai nama jabatan tersebut murni merupakan peninggalan dari kepengurusan lama.

"Jadi kan gini, kalau terkait masalah yang THR-an ya, saya kan nerusin RW almarhum saja. Terus proposalnya pun sama saya nerusin,” kata Wijaya, saat dihubungi awak media, Rabu (11/3/2026).

“Terkait nama ABCD, RW, wakil, itu kan memang udah zaman almarhum kayak gitu, jadi saya nerusin dah kira-kira kayak gitu," imbuhnya.

baca juga

Wijaya mengaku bingung karena hanya mengikuti tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun di lingkungan tersebut. Bahkan, menurutnya, pabrik-pabrik setempat sebenarnya sudah terbiasa dengan proposal serupa.

"Memang sudah dari dulu-dulu seperti itu, sudah kenal lah sebetulnya pabrik-pabriknya," kata Wijaya.

Wijaya juga membantah jika proposal yang dikirimnya untuk memperkaya diri sendiri. Sebab, klaim Wijaya, jika uang tersebut telah terkumpul akan dibelikan bingkisan.

Nantinya bingkisan tersebut bakal dibagikan kepada warga yang selama ini dianggap telah banyak membantu operasional lingkungan.

"Jadi nggak ada kaitannya nih apa RW sekian, wakil sekian, enggak. Semua saya jadiin satu saya bakal beli bingkisan buat THRan orang-orang saya, RT sama jajarannya, kemudian PPSU juga," ujarnya.

Wijaya kembali menegaskan, jika permintaan THR ini dilakukan lantaran pihak RW tak memiliki alokasi dana khusus untuk memberikan THR bagi jajaran pengurus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Lokasi ATM Rp 20 Ribu Bank Mandiri untuk THR Keluarga

Daftar Lokasi ATM Rp 20 Ribu Bank Mandiri untuk THR Keluarga

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 16:04 WIB

5 Fakta PP Nomor 9 Tahun 2026 Terkait THR dan Pajak Bagi ASN, Polisi dan Pensiunan

5 Fakta PP Nomor 9 Tahun 2026 Terkait THR dan Pajak Bagi ASN, Polisi dan Pensiunan

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:01 WIB

Pengusaha Keluhkan Ormas Minta THR, Polri Turun Tangan Cari Bukti

Pengusaha Keluhkan Ormas Minta THR, Polri Turun Tangan Cari Bukti

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×