AS Diduga Kuat Dalangi Pengeboman Sekolah Dasar Perempuan Iran tapi Trump Berkilah, Ini 5 Faktanya

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:51 WIB
AS Diduga Kuat Dalangi Pengeboman Sekolah Dasar Perempuan Iran tapi Trump Berkilah, Ini 5 Faktanya
Donald Trump. (usatoday)

Suara.com - Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada 2026 memicu berbagai tragedi kemanusiaan. Salah satu peristiwa paling menghebohkan adalah serangan terhadap sebuah sekolah dasar perempuan di kota Minab, Iran selatan.

Insiden tersebut memicu kemarahan global karena sebagian besar korban adalah anak-anak yang sedang berada di kelas saat serangan terjadi.

Kontroversi semakin memanas ketika laporan investigasi awal menunjukkan kemungkinan keterlibatan militer Amerika Serikat.

Namun saat ditanya wartawan mengenai temuan tersebut, Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, justru memberikan jawaban yang mengejutkan: ia mengaku tidak mengetahui laporan tersebut.

Lantas, apa sebenarnya yang terjadi? Berikut 5 fakta penting tentang kasus pengeboman sekolah di Iran dan respons Trump yang memicu perdebatan dunia seperti Suara.com rangkum dari Al Jazeera.

1. Serangan Terjadi Saat Jam Sekolah dan Menewaskan Banyak Anak

Serangan terjadi pada 28 Februari 2026 ketika sebuah rudal menghantam Sekolah Dasar Perempuan Shajareh Tayyebeh di Minab, provinsi Hormozgan. Saat itu kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Menurut berbagai laporan, lebih dari 150 hingga 170 orang tewas, sebagian besar adalah siswa perempuan dan staf sekolah.

Serangan ini disebut sebagai salah satu insiden paling mematikan terhadap fasilitas pendidikan selama konflik Iran 2026. Rekaman video dan foto dari lokasi memperlihatkan bangunan sekolah yang hancur total, sementara tim penyelamat berusaha mengevakuasi korban dari reruntuhan.

2. Dugaan Rudal Amerika Serikat Menjadi Penyebab

Investigasi awal dari beberapa sumber intelijen menyebutkan bahwa rudal Tomahawk milik Amerika Serikat kemungkinan menjadi penyebab ledakan tersebut. Menurut laporan tersebut, target sebenarnya diduga adalah fasilitas militer milik Garda Revolusi Iran (IRGC) yang berada di dekat lokasi sekolah. Namun kesalahan data intelijen yang sudah usang diduga menyebabkan rudal menghantam sekolah.

Beberapa analisis citra satelit dan video juga memperkuat dugaan bahwa rudal berasal dari sistem senjata Barat yang digunakan dalam operasi militer Amerika Serikat.

3. Trump Mengaku “Tidak Tahu” Saat Ditanya Soal Laporan Investigasi

Kontroversi semakin memanas ketika wartawan menanyakan laporan internal militer yang menyebut kemungkinan keterlibatan AS. Dalam pernyataannya kepada media, Donald Trump mengatakan ia tidak mengetahui laporan tersebut dan belum melihat hasil investigasi militer. Pernyataan itu memicu kritik karena banyak pihak menilai presiden seharusnya mengetahui informasi penting terkait operasi militer negaranya.

Sebelumnya, Trump bahkan sempat menyalahkan Iran atas serangan tersebut, sebelum kemudian menyatakan akan menunggu hasil penyelidikan resmi Pentagon.

4. Pemerintah AS dan Pentagon Masih Melakukan Penyelidikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi

5 Fakta Kedubes AS Dibom di Oslo, Tiga Bersaudara Ditangkap Polisi

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:45 WIB

Rudal AS Bunuh 170 Siswi dan Guru Iran, PBB Masih Ada atau Sudah Bubar Sih?

Rudal AS Bunuh 170 Siswi dan Guru Iran, PBB Masih Ada atau Sudah Bubar Sih?

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:10 WIB

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Iran Bebas Ekspor Minyak ke China saat 6 kapal Tanker Dibom di Selat Hormuz, Kok Trump Diam Saja?

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 17:09 WIB

AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026

AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:22 WIB

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 15:54 WIB

Terkini

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

News | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

News | Senin, 27 April 2026 | 10:49 WIB

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

News | Senin, 27 April 2026 | 10:47 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

Bom Meledak di Bus Kolombia Hingga Ciptakan Kawah Besar, 20 Orang Tewas

News | Senin, 27 April 2026 | 10:16 WIB