Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2026 | 12:13 WIB
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati. (dok. LPSK)
  • LPSK berikan bantuan medis dan pengawalan melekat bagi aktivis Andrie Yunus.
  • Perlindungan darurat LPSK berfokus pada pemulihan dan keamanan fisik Andrie Yunus.
  • LPSK desak aparat segera tangkap pelaku penyiraman air keras di Salemba.

Suara.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK resmi memberikan perlindungan darurat kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menyusul insiden penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal.

Langkah ini diambil guna menjamin terpenuhinya kebutuhan medis serta keamanan fisik korban secara cepat dan tepat.

Tim LPSK telah melakukan serangkaian tindakan awal, termasuk berkoordinasi intensif dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) serta Badan Pekerja KontraS.

Selain itu, LPSK juga telah melakukan asesmen awal bersama keluarga korban guna mengidentifikasi kebutuhan perlindungan lanjutan.

Permohonan perlindungan diajukan secara resmi oleh ayah Andrie pada 13 Maret 2026.

Dalam permohonan tersebut, pihak keluarga meminta layanan perlindungan yang mencakup pemenuhan hak prosedural, bantuan medis, hingga pengamanan fisik melekat.

Mempertimbangkan urgensi kondisi korban, LPSK memutuskan untuk memberikan perlindungan darurat berupa bantuan medis dan pengawalan fisik.

Saat ini, petugas pengawal atau panwal LPSK telah ditempatkan untuk melakukan pemantauan melekat selama Andrie menjalani perawatan intensif di RSCM.

Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, menjelaskan bahwa perlindungan darurat diberikan berdasarkan adanya kerentanan keamanan dan kebutuhan mendesak akan penanganan medis.

"Perlindungan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi korban sesaat setelah tindak pidana terjadi. Kami telah melakukan pendampingan, pengawalan melekat, serta pemantauan bantuan medis di RSCM," ujar Sri dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Sri menambahkan bahwa dalam pemenuhan layanan medis, LPSK dapat berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

"Tim LPSK juga terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini," imbuhnya.

Insiden yang menimpa Andrie Yunus diduga sebagai tindak pidana penganiayaan berat. LPSK menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi korban serta memastikan seluruh hak hukumnya terpenuhi.

Selain itu, LPSK mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengungkap identitas pelaku serta dalang di balik aksi teror ini.

Menurut LPSK, pengungkapan kasus secara cepat sangat penting untuk memberikan rasa keadilan bagi korban serta menjamin keamanan bagi para pembela Hak Asasi Manusia (HAM) yang menjalankan tugas advokasi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!

Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:53 WIB

Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:36 WIB

Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras

Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:15 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB