- Badan Bahasa menggelar posko "Mudik Asyik Baca Buku" di Terminal Kampung Rambutan pada 16-17 Maret 2026.
- Sebanyak 24 ribu buku dibagikan gratis kepada pemudik sebagai upaya penguatan literasi nasional.
- Program ini meluas dari lima menjadi sembilan titik layanan pada tahun pelaksanaan keempat ini.
Suara.com - Guna meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mengisi waktu luang para pemudik, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) kembali menggelar stan atau posko bertajuk "Mudik Asyik Baca Buku" di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Maret 2026 ini, sebanyak 24 ribu buku dibagikan secara cuma-cuma kepada penumpang.
Kepala Bidang Fasilitasi dan Advokasi Bahasa dan Sastra Badan Bahasa, Adi Budiwiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam penguatan literasi nasional.
"Kegiatan ini sengaja diadakan untuk menemani para pemudik, terutama orang tua yang membawa anak. Biasanya anak-anak lebih cenderung menggunakan gawai atau gadget, sekarang kita coba alihkan dengan buku-buku bacaan bermutu," ujar Adi saat ditemui di lokasi, Selasa (17/3/2026).
Perluas Jangkauan di Sembilan Titik
Program tahun ini menandai pelaksanaan keempat sejak dimulai pada 2019 lalu. Meski sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, kegiatan ini terus menunjukkan tren positif dengan cakupan wilayah yang semakin luas.
"Tahun lalu hanya lima lokasi, sekarang bertambah menjadi sembilan lokasi. Di antaranya Terminal Kalideres, Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir," tambah Adi.
Secara teknis, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra. Setiap pemudik diperbolehkan memilih dan membawa pulang maksimal lima buku secara gratis.
Buku-buku yang disediakan tidak hanya berasal dari produksi Badan Bahasa, tetapi juga didukung oleh Pusat Perbukuan (Pusperbuk) Kementerian Pendidikan, Perpustakaan Nasional, serta beberapa penerbit swasta.
Koleksi yang tersedia sangat beragam, mulai dari buku jenjang B1, B2, hingga B3, buku untuk tingkat PAUD (A), hingga buku untuk pelajar SMP. Selain buku anak, tersedia pula bahan bacaan untuk dewasa dan buku bertema vokasi.
"Banyak juga dari kemarin ibunya yang mencarikan atau bapaknya atau yang kebetulan lewat di sini untuk diberikan kepada anak-anak" kata Adi.
Targetkan Peningkatan Jumlah di Tahun Mendatang
Pada arus mudik 2026 ini, Badan Bahasa menargetkan pendistribusian sebanyak 24.000 eksemplar buku di seluruh titik layanan. Adi berharap program ini dapat terus berlanjut setiap tahun dengan skala yang lebih besar.
"Tentunya ini terus ya bisa dilaksanakan terus-menerus dan mungkin lokasinya ya yang mungkin bisa bertambah, dan tentunya secara jumlah buku juga ini ada peningkatan, sekarang sudah 24.000 eksemplar yang kita bagikan, mudah-mudahan setiap tahun akan makin bertambah, makin banyak yang bisa terlibat dalam bagi-bagi buku gratis ini," pungkasnya.
Hingga hari terakhir pelaksanaan di Terminal Kampung Rambutan, antusiasme pemudik terpantau cukup tinggi. Posko ini menjadi alternatif edukatif bagi warga yang sedang menunggu keberangkatan bus menuju kampung halaman.
Reporter: Tsabita Aulia