Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Galih Prasetyo | Suara.com

Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
Trump Ancam Serang Kuba, Presiden Miguel Díaz-Canel Siapkan Jebakaan Mematikan untuk Pasukan AS [presidencia.gob.cu]
  • Pemerintah Kuba menolak tegas spekulasi negosiasi dengan AS mengenai penggantian Presiden Miguel Diaz-Canel.
  • Penolakan ini muncul sebagai respons atas laporan media AS mengenai upaya pemerintahan Trump mengganti pemimpin Kuba.
  • Ketegangan meningkat akibat sanksi ekonomi AS menyebabkan krisis energi dan pemadaman listrik nasional di Kuba.

Suara.com - Pemerintah Kuba secara tegas menolak spekulasi bahwa mereka bernegosiasi dengan Amerika Serikat terkait nasib Presiden Miguel Diaz-Canel.

Wakil Menteri Luar Negeri, Carlos Fernandez de Cossio, menyebut isu tersebut tidak berdasar dan menyentuh kedaulatan negara.

“Sistem politik Kuba tidak untuk dinegosiasikan, dan tentu saja presiden maupun jabatan pejabat mana pun bukan objek negosiasi dengan Amerika Serikat,” tegas Fernandez de Cossio dalam konferensi pers, Sabtu (20/3/2026) seperti dilansir dari Aljazeera.

Pernyataan ini membantah laporan media AS yang menyebut pemerintahan Donald Trump tengah mendorong penggulingan Diaz-Canel.

Laporan tersebut menyebut skenario yang diinginkan Washington mirip pendekatan terhadap Nicolas Maduro di Venezuela, yakni mengganti pemimpin tanpa membubarkan struktur pemerintahan.

(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]
(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]

Namun, kritik menyebut pendekatan itu berisiko mempertahankan elit lama, termasuk pengaruh keluarga Fidel Castro yang telah lama berkuasa.

Diaz-Canel sendiri merupakan presiden pertama di luar keluarga Castro sejak 1976, menandai transisi simbolis dalam politik Kuba.

Di sisi lain, ketegangan meningkat setelah Trump memperketat tekanan ekonomi terhadap Kuba.

Washington menghentikan pasokan minyak dari sekutu regional dan bahkan melabeli Kuba sebagai ancaman luar biasa, langkah yang memperburuk krisis energi di pulau tersebut.

Dampaknya langsung terasa. Kuba mengalami pemadaman listrik nasional setelah lebih dari enam minggu tanpa impor minyak, memengaruhi hampir 10 juta penduduk.

Perserikatan Bangsa-Bangsa pun memperingatkan potensi keruntuhan kemanusiaan jika kondisi terus memburuk.

Meski demikian, Havana tetap membuka ruang dialog terbatas.

“Ada isu-isu kompleks seperti perdagangan dan kompensasi yang bisa dibahas, tetapi membutuhkan dialog serius,” kata Fernandez de Cossio.

Fernandez de Cossio menekankan bahwa Kuba juga menuntut ganti rugi atas embargo panjang yang diberlakukan AS sejak era Perang Dingin.

Sementara itu, Diaz-Canel menuduh Washington melancarkan perang ekonomi untuk melemahkan negaranya.

“AS secara terbuka mengancam Kuba hampir setiap hari dengan upaya menggulingkan tatanan konstitusional kami,” tulisnya.

Ia memperingatkan bahwa setiap upaya menguasai Kuba akan menghadapi perlawanan yang tak tertembus.

Ketegangan pun diprediksi terus meningkat, di tengah kebuntuan diplomasi dan tekanan ekonomi yang semakin dalam.

Kontributor: M.Faqih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:09 WIB

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:00 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Terkini

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB