10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

Ronald Seger Prabowo

Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
Ilustrasi Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel. [presidencia.gob.cu]
baca 10 detik
  • Sistem listrik nasional Kuba runtuh kedua kalinya minggu ini, menyebabkan lebih dari 10 juta warga mengalami pemadaman total.
  • Pemulihan listrik dilakukan bertahap oleh operator listrik UNE, dimulai dari fasilitas vital seperti rumah sakit dan sistem air.
  • Krisis ini dipicu infrastruktur tua, kekurangan bahan bakar, dan pembatasan impor minyak, memicu protes publik di beberapa wilayah.

Suara.com - Lebih dari 10 juta warga di Kuba kembali terjerumus dalam kegelapan setelah sistem listrik nasional runtuh untuk kedua kalinya dalam sepekan.

Pemerintah Kuba melalui kementerian energi menyatakan terjadi “pemutusan total sistem kelistrikan nasional”.

Operator listrik UNE mengonfirmasi pemulihan dilakukan bertahap dengan prioritas pada fasilitas vital.

“Kami memulihkan listrik secara bertahap, dimulai dari rumah sakit dan sistem air,” kata pihak operator dilansir dari BBC.

Sebagian wilayah Havana mulai mendapatkan kembali listrik pada Minggu sore. Namun, jutaan warga lainnya masih menghadapi pemadaman panjang yang mengganggu aktivitas rumah tangga dan bisnis.

Krisis ini disebut sebagai bagian dari gangguan energi besar yang melanda Kuba sepanjang tahun ini.

Dalam sebulan terakhir, negara tersebut mengalami tiga kali blackout besar akibat kombinasi infrastruktur tua dan kekurangan bahan bakar.

Tekanan juga datang dari kebijakan luar negeri, termasuk pembatasan impor minyak yang memperburuk pasokan energi. Kondisi ini membuat pembangkit listrik tidak mampu beroperasi optimal dan memicu pemadaman berulang.

Di tengah krisis, gelombang ketidakpuasan publik mulai muncul di sejumlah wilayah. Warga dilaporkan memukul panci dan wajan sebagai bentuk protes, sementara di kota Morón, kantor Partai Komunis bahkan diserang dan dibakar.

baca juga

“Situasinya benar-benar buruk,” ujar seorang warga Havana.

“Ada masalah politik dan ekonomi, krisis di segala sisi. Ini sudah berlangsung lama dan makin menumpuk.”

Keluhan serupa disampaikan warga lain yang menggambarkan kondisi hidup semakin sulit.

“Tidak ada tempat untuk hidup, tidak ada pekerjaan. Semuanya hilang perlahan,” katanya.

Pemerintah Kuba di bawah Presiden Miguel Díaz-Canel menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kemungkinan eskalasi konflik.

Díaz-Canel juga menegaskan kesiapan menghadapi potensi tekanan atau agresi dari luar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 15:56 WIB

Harga Motor Listrik Jarak Tempuh di Atas 100 km, Bisa Jadi Pengganti Nmax dan PCX

Harga Motor Listrik Jarak Tempuh di Atas 100 km, Bisa Jadi Pengganti Nmax dan PCX

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 11:32 WIB

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Allah Tidak Tidur, Curhat Pilu Bang Madun di Tengah Perseteruan Aa Juju dan Awkarin

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

Dukungan Dini Parpol untuk Prabowo 2029: Komitmen Nyata atau Cari Aman?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:49 WIB

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

8 Penyebab Kulkas Berbunyi Bising dan Berdengung Kencang, Ini Solusinya

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Review Film Idiots: Cerita Seru Dua Pria Mengawal Remaja Penuh Masalah!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Setelah Pakai Milk Cleanser Viva Perlu Cuci Muka? Begini Urutannya, Jangan Keliru

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Cara Federal Oil Menjaga Kepercayaan Pengendara Motor Harian

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Kenapa Gigi Tidak Menjadi Putih Meski Rutin Disikat? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

Gibran Respons Rapor Merah CELIOS: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:19 WIB

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

KDM di Undip: Lebih Baik jadi Akang tapi Menyenangkan, daripada jadi Bapak Kerjanya Naikin Pajak

Jawa Tengah | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:18 WIB

×