“Kesadaran sebagai satu bangsa dengan satu tujuan harus kembali menyala. Persatuan nasional adalah kunci untuk menyelamatkan kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali pada jati diri nasional yang berlandaskan Pancasila, serta meninggalkan praktik liberalisme yang dinilai telah merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita harus memastikan tidak ada lagi ruang bagi imperialis, oligarki, dan koruptor di bumi Pancasila,” kata Agus Jabo.
Dengan demikian, ia optimistis cita-cita Proklamasi untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, mandiri, adil, makmur, dan berkepribadian dapat segera tercapai.***