Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:00 WIB
Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam
Serangan rudal Iran ke pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Samudra Hindia memicu kekhawatiran baru tentang kemampuan jarak jauh rudal milik Teheran. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Arab Saudi mengecam keras serangan Iran yang melanggar hukum internasional dan merusak infrastruktur sipil.

  • Serangan tersebut mengancam stabilitas kawasan serta mengabaikan prinsip hubungan bertetangga yang baik.

  • Keamanan Selat Hormuz harus dijaga demi kelancaran perdagangan dunia dan stabilitas ekonomi global.

Pihak Kerajaan tetap memegang teguh hak untuk membela diri sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku global.

Pembelaan diri ini dapat dilakukan melalui saluran diplomatik resmi maupun mekanisme non-diplomatik yang diperlukan.

Seluruh tindakan perlindungan negara akan disesuaikan dengan urgensi ancaman yang datang dari pihak lawan.

Pentingnya penghentian segera segala bentuk agresi menjadi prioritas utama bagi keamanan bersama di masa depan.

Upaya ini sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2718 yang telah mendapatkan banyak dukungan.

Tercatat ada sekitar 136 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berdiri di belakang resolusi perdamaian tersebut.

Kolektifitas internasional ini menunjukkan bahwa dunia menginginkan adanya penghentian konflik yang tidak berkesudahan ini.

Dubes Faisal kembali memaparkan bahwa sasaran serangan seringkali justru jatuh pada objek-objek sipil yang tidak berdosa.

Kerugian yang timbul bukan hanya sekadar materiil, namun juga menyangkut aspek moral yang sangat mendalam.

baca juga

Hal ini menciptakan luka sosial yang sulit disembuhkan bagi warga yang terdampak langsung oleh ledakan konflik.

Jika aksi ini terus berlanjut, posisi politik negara penyerang diprediksi akan semakin tersudut di mata dunia.

Penderitaan rakyat akibat sanksi dan isolasi internasional akan menjadi konsekuensi logis yang tidak terhindarkan.

Ketegangan ini juga dipandang sebagai penghambat besar bagi persatuan dan solidaritas di antara umat Islam.

"Serangan-serangan ini juga berdampak negatif terhadap solidaritas dan persatuan umat Islam," katanya menambahkan.

Perpecahan di internal negara-negara Islam menjadi risiko terbesar yang harus segera dimitigasi oleh semua pemimpin.

Selain masalah kedaulatan wilayah, isu keamanan jalur perdagangan laut juga menjadi sorotan utama dalam konferensi tersebut.

Selat Hormuz merupakan titik nadi ekonomi dunia yang harus tetap steril dari segala bentuk gangguan militer.

Kerja sama lintas negara sangat dibutuhkan untuk menjamin agar kapal-kapal dagang dapat melintas tanpa rasa takut.

Gangguan pada jalur navigasi ini dipastikan akan memicu guncangan pada stabilitas ekonomi secara global.

Keamanan dan perdamaian internasional sangat bergantung pada kelancaran arus logistik di perairan strategis tersebut.

Arab Saudi berkomitmen untuk terus menjadi pilar stabilitas di tengah dinamika politik yang semakin memanas saat ini.

Langkah-langkah strategis akan terus diambil guna memastikan kepentingan nasional dan regional tetap terlindungi dengan baik.

Dialog terbuka menjadi harapan agar konflik ini tidak meluas menjadi perang terbuka yang menghancurkan peradaban.

Dukungan dari negara-negara sahabat seperti Indonesia sangat diapresiasi dalam upaya menjaga keseimbangan di Timur Tengah.

Dunia internasional diharapkan tetap konsisten dalam menegakkan hukum untuk mencegah terjadinya tragedi kemanusiaan yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:33 WIB

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:24 WIB

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:55 WIB

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB