Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta

Muhammad Yasir

Kamis, 02 April 2026 | 13:48 WIB
Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta
Polres Metro Jakarta Pusat meringkus seorang pria berinisial SS (48) terkait kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di depan Terminal Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (28/3/2026). [Istimewa]
baca 10 detik
  • Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat meringkus pria berinisial SS di Terminal Senen atas dugaan peredaran narkotika.
  • Polisi menyita barang bukti sabu seberat 1,064 kilogram dan 1.694 butir ekstasi dari kediaman pelaku di Kemayoran.
  • Pelaku berperan sebagai perantara jaringan narkotika yang dikendalikan oleh seseorang berinisial T yang kini berstatus DPO.

Suara.com - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Pusat meringkus seorang pria berinisial SS (48) yang diduga kuat sebagai kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi. Pelaku ditangkap di depan Terminal Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 1,064 kilogram yang disamarkan dalam kemasan teh China.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menyebu SS berperan sebagai perantara dalam jaringan narkotika yang dikendalikan oleh seseorang yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Pelaku menerima, menyimpan, dan mengirimkan narkotika atas perintah seorang DPO berinisial T," ujar Wisnu kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Polisi kemudian melakukan pengembangan ke tempat tinggal pelaku di sebuah indekos di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan barang bukti berupa 1.694 butir ekstasi yang terdiri dari 914 butir warna oranye dan 780 butir warna cokelat.

Selain ekstasi, polisi juga menyita 367,5 gram serbuk kafein, timbangan digital, serta bahan campuran lainnya. Wisnu membeberkan bahwa pelaku mendapatkan imbalan besar dalam menjalankan aksinya.

"Untuk 1 kilogram sabu, pelaku dibayar Rp20 juta, sedangkan 1.000 butir ekstasi Rp2 juta,” bebernya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masuk dalam DPO. Wisnu juga mengimbau agar warga tetap proaktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

"Kami berharap kepada masyarakat tidak takut melaporkan jika melihat adanya kasus penyalahgunaan narkotika di tempat tinggalnya," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:38 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×