SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL

Muhammad Yasir

Senin, 06 April 2026 | 09:49 WIB
SBY Buka Suara Terkait 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Singgung Investigasi PBB dan Mandat UNIFIL
SBY Bawakan Lagu ‘Hening’ di Perayaan Imlek Demokrat. (Dok. Partai Demokrat)
baca 10 detik
  • Presiden ke-6 RI SBY menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon, Minggu (5/4/2026).
  • SBY mendukung langkah Presiden Prabowo yang mendesak PBB melakukan investigasi jujur dan adil terkait insiden di medan pertempuran tersebut.
  • SBY meminta PBB segera menghentikan tugas sementara atau memindahkan pasukan dari zona pertempuran demi keselamatan personel penjaga perdamaian Indonesia.

Suara.com - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon. Ucapan duka cita itu disampaik SBY lewat akun X resmi miliknya @SBYudhoyono pada Minggu (5/4/2026).

Dalam uanggahannya di X, SBY mengaku hatinya tergetar saat memberikan penghormatan terakhir kepada Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadon. Ia juga merasakan langsung kesedihan mendalam keluarga para prajurit yang hadir.

“Memang seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil. Namun, saya bisa merasakan duka yang mendalam dari keluarga mereka,” tulis SBY.

Merespons peristiwa tersebut, SBY menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi secara serius, jujur, dan adil.

Menurut SBY, PBB—khususnya misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) harus bertanggung jawab menjelaskan penyebab terjadinya insiden beruntun yang menewaskan dan melukai prajurit Indonesia.

“Saya tahu investigasi dalam situasi pertempuran tidak mudah, tetapi tetap harus dilakukan dengan hasil yang bisa diterima dan masuk akal,” katanya.

Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) memberi penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) didampingi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) memberi penghormatan kepada jenazah personel penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). [ANTARA FOTO/Fauzan/mrh/YU]

SBY yang pernah bertugas sebagai Kepala Pengamat Militer PBB di Bosnia pada 1995–1996 juga menegaskan bahwa investigasi pelanggaran di wilayah konflik tetap bisa dilakukan secara profesional.

Ia kemudian menyoroti mandat pasukan penjaga perdamaian PBB. Menurutnya, pasukan seperti Kontingen Garuda XXIII/S di Lebanon bertugas sebagai “peacekeeper”, bukan “peacemaking”, sehingga tidak dipersenjatai secara kuat dan tidak memiliki mandat tempur.

Namun dalam perkembangan terbaru, SBY menilai situasi di lapangan telah berubah. Pasukan Indonesia yang semula berada di “Blue Line”—zona pemisah antara Israel dan Lebanon—kini berada di wilayah yang sudah menjadi medan pertempuran aktif.

baca juga

“Yang semula berada di ‘blue line’ kini sudah berada di ‘war zone’, di mana pertempuran antara Israel dan Hizbullah terus berlangsung,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi pasukan penjaga perdamaian karena berpotensi menjadi korban konflik bersenjata yang tidak sesuai dengan mandat mereka.

Atas dasar itu, SBY meminta PBB di New York segera mengambil langkah tegas, baik dengan menghentikan penugasan UNIFIL sementara maupun memindahkan pasukan dari zona pertempuran.

Ia juga mendorong Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar sidang dan mengeluarkan resolusi yang jelas, serta mengingatkan agar PBB tidak menerapkan standar ganda dalam menangani insiden terhadap personel perdamaian.

SBY turut menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab moral atas situasi ini, mengingat saat menjabat presiden ia menjadi penggagas pengiriman pasukan Indonesia ke Lebanon pada 2006 sebagai bagian dari misi perdamaian PBB.

Sejak saat itu, Indonesia telah mengirimkan 19 kontingen ke Lebanon dengan masa tugas rata-rata satu tahun, menjadikannya salah satu misi perdamaian terpanjang yang diikuti Indonesia.

Di akhir pernyataannya, SBY menyampaikan pesan kepada prajurit yang masih bertugas di Lebanon agar tetap menjalankan tugas dengan baik dan menjaga keselamatan.

“Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air,” tutupny

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!

Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank: 3 Prajurit TNI Jalani Sidang Perdana di PN Militer Hari Ini!

News | Senin, 06 April 2026 | 08:39 WIB

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan

News | Minggu, 05 April 2026 | 23:35 WIB

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Yel-yel Regu Tulip di Jamnas 2026 Viral, Ghea Indrawari Nyanyikan Live!

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Robot Humanoid Mulai Merambah Dealer Otomotif Indonesia

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

×