Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 07 April 2026 | 11:13 WIB
Waktu Habis! Siap-siap Donald Trump Bombardir Ratakan Iran
Donald Trump (Poltus)
baca 10 detik
  • Trump mengancam hancurkan total jembatan dan pembangkit listrik Iran dalam durasi empat jam saja.

  • Konflik dipicu oleh tuntutan AS agar Iran segera membuka akses navigasi di Selat Hormuz.

  • Garda Revolusi Iran bersumpah melakukan pembalasan jika infrastruktur kritis mereka diserang militer Amerika.

Suara.com - Ketegangan perang antara Washington dan Teheran mencapai titik didih baru setelah pernyataan keras keluar dari Gedung Putih.

Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan kesiapan militer Amerika Serikat untuk melumpuhkan aset vital milik Iran.

Fokus utama dari rencana serangan ini menyasar pada sektor energi serta akses transportasi strategis di seluruh negeri.

Trump menegaskan bahwa operasi penghancuran ini hanya membutuhkan durasi waktu yang sangat singkat yakni empat jam saja.

Waktu krusial ini dihitung segera setelah masa berlaku peringatan terakhir yang ia tetapkan telah habis terlewati.

Batas waktu yang diberikan oleh pemimpin Amerika Serikat tersebut dijadwalkan berakhir pada Selasa malam waktu setempat.

Secara spesifik pukul 20.00 waktu Iran menjadi momen penentuan apakah konfrontasi fisik benar-benar akan terjadi atau tidak.

Dalam sebuah pengarahan kepada media pada hari Senin kemarin sang presiden memaparkan detail rencana militernya.

Target utama yang disebutkan mencakup seluruh jaringan jembatan penghubung serta pusat pembangkit tenaga listrik nasional.

baca juga

Langkah ini diambil sebagai bentuk tekanan diplomatik tingkat tinggi agar Iran bersedia melunak di jalur perdagangan internasional.

Trump menggambarkan kekuatan militer negaranya mampu menghapus keberadaan infrastruktur tersebut dari peta dalam waktu satu malam saja.

"Kami punya rencana, karena kekuatan militer kami, di mana setiap jembatan di Iran akan hancur lebur," kata Trump, dikutip Al Jazeera.

Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang diarahkan kepada kedaulatan wilayah dan stabilitas ekonomi Teheran saat ini.

Meskipun memaparkan skenario kehancuran yang mengerikan namun ia sempat menyatakan bahwa opsi tersebut sebenarnya tidak diinginkan.

"Dan itu akan terjadi dalam jangka waktu empat jam jika kita menginginkannya. Kita tidak ingin itu terjadi," imbuh dia.

Perselisihan ini berakar dari tuntutan Amerika Serikat agar pihak Teheran segera membuka akses di Selat Hormuz.

Hormuz dikenal sebagai urat nadi pengiriman minyak dunia yang sangat krusial bagi stabilitas harga energi global.

Trump berjanji akan memberikan konsekuensi luar biasa berat jika tuntutan terkait jalur laut tersebut tetap tidak dipenuhi.

Melalui platform media sosial miliknya sang presiden terus memanaskan suasana dengan rangkaian unggahan yang sangat provokatif.

Ia bahkan memberikan label khusus untuk hari Selasa sebagai hari kehancuran bagi seluruh infrastruktur penting di Iran.

Retorika yang digunakan dalam komunikasi publiknya menunjukkan ketegasan tanpa kompromi terhadap kepemimpinan di pihak negara Iran tersebut.

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, Hari Jembatan, semuanya digabung jadi satu di Iran. Tidak akan, ada yang seperti itu," ungkap Trump pada Senin.

Kalimat tersebut dikirimkan sebagai peringatan terakhir sebelum mesin perang Amerika Serikat benar-benar digerakkan menuju target operasi.

Ia mendesak agar pihak lawan segera mengubah kebijakan mereka sebelum terlambat dan menghadapi bencana yang jauh lebih besar.

Dia lalu berujar,"Buka Selat sialan itu, brengsek atau Anda akan hidup di neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah [Praise to be Allah/Alhamdulillah]."

Di sisi lain pemerintah Iran menunjukkan sikap yang tidak akan mundur sedikitpun menghadapi ancaman dari negara adidaya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baghaei menegaskan kesiapan penuh militer mereka dalam menjaga kedaulatan nasional mereka.

Pasukan elite Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC telah disiagakan untuk memberikan respons balik yang setimpal nantinya.

Teheran memandang setiap bentuk agresi militer terhadap fasilitas publik mereka sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

Pihak kementerian menggarisbawahi bahwa mereka tidak akan tinggal diam jika wilayah mereka diserang secara mendadak oleh pihak manapun.

Strategi pertahanan Iran melibatkan serangan balasan yang ditujukan langsung pada aset-aset strategis milik Amerika Serikat di kawasan.

"Reaksi Iran akan melakukan pembalasan terkait serangan apapun. Angkatan Bersenjata kami sudah sangat jelas bahwa serangan terhadap infrastruktur kritis, kita akan membalasnya," kata Baghaei saat wawancara dengan Al Jazeera dan dirilis Senin.

Ancaman balasan ini juga berlaku bagi pihak ketiga yang terbukti membantu operasional militer Washington dalam menyerang Iran.

Dunia internasional kini menanti dengan cemas apakah diplomasi masih memiliki ruang di tengah dentuman ancaman perang.

Esmail Baghaei juga memberikan kritik tajam terhadap gaya komunikasi yang digunakan oleh Donald Trump dalam konflik ini.

Menurutnya bahasa yang digunakan oleh pihak Gedung Putih mencerminkan perilaku yang melanggar norma-norma kemanusiaan dan hukum internasional.

"Ini sama saja dengan hasutan untuk melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Baghaei.

Komentar ini merujuk pada target serangan yang menyasar fasilitas sipil seperti jembatan dan pembangkit listrik masyarakat luas.

Hingga saat ini belum ada tanda-tanda deeskalasi dari kedua belah pihak yang bersitegang di kawasan Timur Tengah.

Publik menantikan perkembangan pada pukul 23.30 WIB yang diprediksi menjadi titik nol dari potensi konflik bersenjata ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Puing Pesawat C-130 AS yang Ditembak Jatuh Polisi Iran, Pilotnya Perempuan

Penampakan Puing Pesawat C-130 AS yang Ditembak Jatuh Polisi Iran, Pilotnya Perempuan

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:04 WIB

Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?

Donald Trump Perintahkan Pesawat F-15E Diledakkan Hingga Berkeping-keping, Kenapa?

News | Selasa, 07 April 2026 | 10:59 WIB

Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran

Inggris Larang Pangkalan Militernya Dipakai Amerika Serikat Serang Infrastruktur Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Ekonomi RI Naik Kelas, Riset DBS Ungkap Peluang Sustainability Shift di 5 Sektor Strategis

Ekonomi RI Naik Kelas, Riset DBS Ungkap Peluang Sustainability Shift di 5 Sektor Strategis

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Mau Sepatu ASICS? Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon Kilat Rp300 Ribu, Begini Caranya

Mau Sepatu ASICS? Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon Kilat Rp300 Ribu, Begini Caranya

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:02 WIB

2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru

2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jadwal 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Maulid Nabi Tanggal Berapa? Ini Jadwal 2026 Berdasarkan SKB 3 Menteri

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui, Lengkap dengan Penjelasannya

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka

Tabrakan Beruntun di Tol Dalam Kota Dekat GT Senayan, Dua Orang Luka

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Tone Deaf Bukan Sekadar Label: Politik Punya Andil Besar dalam Hidup Kita

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB

Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini

Cara Membersihkan Pori Tersumbat akibat Makeup, Ikuti 10 Tips Ini

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:37 WIB

×