Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 07 April 2026 | 14:21 WIB
Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Sekda DKI Jakarta menindak oknum ASN yang diduga menyalahgunakan mobil dinas saat berlibur di Puncak, Bogor, pada April 2026.
  • Oknum tersebut mengubah warna plat nomor kendaraan dari merah menjadi putih untuk menghindari pengawasan masyarakat selama masa libur.
  • BPAD DKI Jakarta sedang melakukan pemeriksaan mendalam dan memproses sanksi tegas atas pelanggaran disiplin penggunaan fasilitas milik negara tersebut.

Suara.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, angkat bicara mengenai video viral seorang oknum ASN yang diduga menyalahgunakan kendaraan dinas saat libur panjang akhir pekan kemarin.

Berdasarkan hasil klarifikasi sementara dari Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta, oknum yang kedapatan membawa mobil plat merah ke kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat berdalih sedang melaksanakan tugas promosi aset daerah.

"Kebetulan DKI memiliki salah satu aset yang ada di Cimacan. Sehingga pada saat konten itu dilaksanakan, menggunakan kendaraan," ungkap Uus di Balai Kota, Selasa (7/4/2026).

Namun, yang menjadi poin krusial adalah tindakan berani oknum tersebut mengubah warna plat nomor kendaraan dinasnya secara ilegal.

"Yang jadi permasalahan, kendaraannya diubah plat menjadi plat putih," lanjut Uus.

Tindakan mengubah plat merah menjadi plat putih diduga kuat dilakukan agar keberadaan kendaraan dinas tersebut tidak mencolok dan terhindar dari pantauan masyarakat.

Langkah ini dianggap sebagai upaya kamuflase yang tidak sepatutnya dilakukan oleh seorang abdi negara, terlebih di tengah masa libur panjang yang sensitif bagi penggunaan fasilitas negara.

Kini, BPAD DKI sedang memproses sanksi dan memberikan teguran keras kepada yang bersangkutan, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sangat menyayangkan kejadian ini karena mencederai komitmen disiplin pegawai dalam menjaga aset negara.

baca juga

Uus menambahkan, pendalaman materi pemeriksaan masih terus dilakukan untuk memastikan motif sebenarnya di balik aksi nekat tersebut.

"Itu mungkin yang sedang didalami, terkait dengan teguran yang disampaikan dari BPAD," tutupnya singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Mobil Dinas DKI Disulap Jadi Pelat Putih, Buat Jalan-jalan ke Puncak Bikin Konten

Heboh Mobil Dinas DKI Disulap Jadi Pelat Putih, Buat Jalan-jalan ke Puncak Bikin Konten

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:51 WIB

Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM

Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:35 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×