13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik

Bernadette Sariyem

Selasa, 07 April 2026 | 17:15 WIB
13 Jam Jelang Dibom AS, Kaum Muda Iran Bikin 'Tameng Manusia' di Pembangkit Listrik
Pemuda-pemuda Iran. [MEHR News Agency]
baca 10 detik
  • Pemuda Iran membentuk rantai manusia pada Selasa (7/4/2026) untuk melindungi pembangkit listrik dari rencana pengeboman militer Amerika Serikat.
  • Presiden Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran jika tuntutan pembukaan kembali Selat Hormuz tidak segera dipenuhi.
  • Aksi defensif tersebut menjadi simbol persatuan nasional Iran dalam mempertahankan kedaulatan infrastruktur negara dari ancaman serangan militer asing.

Suara.com - Pemuda dan pemudi Republik Islam Iran menyatakan siap mengorbankan diri untuk melindungi pembangkit-pembangkit listrik seluruh negerinya, yang hendak dibom oleh Amerika Serikat, Rabu (8/4) besok.

Hal itu diungkap oleh Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran melalui video yang dirilis Senin (6/4). Sementara, berdasarkan ancaman Presiden AS Donald Trump, militer agresor akan mengebom pembangkit listrik hingga fasilitas vital sipil Iran lainnya pada Selasa, sekitar Pukul 16.00 waktu setempat.

Alireza Rahimi, Deputi Urusan Pemuda Iran, mengungkapkan pemerintah mendukung inisiatif masyarakat sipil tersebut.

"Aksi ini terbentuk atas saran dari para pemuda itu sendiri. Sejumlah pemuda universitas, seniman muda, dan organisasi kepemudaan mengusulkan agar kami membentuk tameng manusia atau rantai manusia di sekitar pembangkit listrik negara," ujar Rahimi, dikutip dari WIONews.com.

Kampanye ini diberi nama resmi "Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan Cerah".

Menurut Rahimi, gerakan ini bukan sekadar tindakan defensif, melainkan simbol persatuan dan ketangguhan bangsa Iran di bawah tekanan militer asing.

Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga kedaulatan infrastruktur negara yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat.

"Kami berharap dengan partisipasi kaum muda di seluruh negeri, rantai manusia ini akan terbentuk di sekitar pembangkit listrik, dan itu akan menjadi tanda komitmen kaum muda untuk melindungi infrastruktur negara dan membangun masa depan yang cerah," kata dia.

Ultimatum Keras Donald Trump

baca juga

Langkah nekat Teheran ini merupakan respons langsung terhadap gertakan Donald Trump yang semakin eksplisit.

Trump telah menetapkan batas waktu pukul 20.00 waktu bagian Timur (Eastern Time) bagi Iran, atau sekitar Pukul 03.30 waktu setempat, untuk membuka kembali Selat Hormuz secara penuh.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Trump mengancam akan melancarkan serangan militer besar-besaran yang bersifat melumpuhkan.

Dalam konferensi pers yang digelar Senin, Trump mengungkapkan bahwa militer AS telah menyiapkan rencana perang kilat, yang mampu menghancurkan setiap jembatan dan melumpuhkan seluruh pembangkit listrik di Iran hanya dalam jendela waktu empat jam.

"Penghancuran total pada jam 12 malam," tegas Trump, seraya menambahkan bahwa hal itu akan terjadi "jika kami menginginkannya."

Trump, dengan gaya bicaranya yang lugas, memamerkan kekuatan militer AS sebagai instrumen untuk memberikan tekanan maksimal kepada rezim Iran.

"Kami memiliki rencana—karena kekuatan militer kami—di mana setiap jembatan di Iran akan dihancurkan pada jam 12 besok malam, di mana setiap pembangkit listrik di Iran akan berhenti beroperasi, terbakar, meledak, dan tidak akan pernah digunakan lagi," ujar Presiden Amerika Serikat tersebut.

Ancaman Terhadap Sektor Energi dan Ekonomi

Selain pembangkit listrik, Trump sebelumnya juga mengancam akan meratakan Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran, serta pabrik-pabrik desalinasi air.

Area-area tersebut, menurut Trump, sejauh ini "sengaja" belum disentuh oleh militer AS, namun kini berada dalam daftar target potensial.

Ancaman ini telah mengguncang pasar global. Harga minyak dunia merangkak naik seiring dengan kekhawatiran investor akan terhentinya pasokan energi dari kawasan Teluk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Tak Lagi Sama: IRGC Umumkan 'Tatanan Baru' yang Mengancam AS dan Israel

Selat Hormuz Tak Lagi Sama: IRGC Umumkan 'Tatanan Baru' yang Mengancam AS dan Israel

Video | Selasa, 07 April 2026 | 17:05 WIB

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom

News | Selasa, 07 April 2026 | 16:17 WIB

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

Mengapa Perang Iran Membuat Harga Plastik Naik di Asia?

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:55 WIB

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

Trump Ingin AS Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz, Geser Dominasi Iran di Jalur Minyak Dunia

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:16 WIB

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

Donald Trump Terancam Jadi Penjahat Perang Jika Hancurkan Infrastruktur Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:12 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran, Ahli Hukum Sebut Berpotensi Kejahatan Perang

Donald Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran, Ahli Hukum Sebut Berpotensi Kejahatan Perang

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:54 WIB

Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran

Kisah Pilot AS Bertahan Hidup di Wilayah Musuh Saat Pesawat Tempur Meledak Akibat Rudal Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×