Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk

Galih Prasetyo

Rabu, 08 April 2026 | 09:56 WIB
Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengklaim telah meraih kemenangan besar dalam perang melawan AS-Israel. [Amwaj.media]
baca 10 detik
  • Dewan Keamanan Nasional Iran mengklaim kemenangan atas Amerika Serikat dan Israel pada Rabu, 8 April di Teheran.
  • Iran memaksa AS menerima rencana sepuluh poin, termasuk pencabutan sanksi dan pengakuan program pengayaan uranium nasional.
  • Pemerintah Iran tetap menjaga kesiagaan militer penuh sambil memfinalisasi detail kesepakatan akhir melalui proses diplomasi intensif.

Suara.com - Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengklaim telah meraih kemenangan besar dalam perang melawan AS-Israel. 

Pihak SNSC menegaskan perang belum benar-benar berakhir meski 10 poin kesepakatan damai telah disetujui pihak yang bertikai. 

Pernyataan resmi yang dirilis Rabu (8/4) itu menyebut Washington telah menerima prinsip-prinsip utama yang diajukan Teheran untuk mengakhiri perang.

Dalam pernyataannya, SNSC menegaskan bahwa AS-Israel telah menderita kekalahan telak dan menghancurkan dalam perang yang disebut sebagai aksi ilegal dan kriminal terhadap Iran.

Iran mengklaim berhasil memaksa AS menerima rencana 10 poin yang mencakup jaminan non-agresi, pencabutan seluruh sanksi, hingga pengakuan atas program pengayaan uranium.

Selain itu, Iran juga menuntut penarikan pasukan tempur AS dari kawasan dan kompensasi atas kerugian perang.

Militer Iran menembak jatuh tiga pesawat Amerika Serikat saat operasi penyelamatan pilot di wilayah Isfahan.
Militer Iran menembak jatuh tiga pesawat Amerika Serikat saat operasi penyelamatan pilot di wilayah Isfahan.

“Kami memberi kabar gembira kepada bangsa Iran bahwa hampir seluruh tujuan perang telah tercapai,” bunyi pernyataan SNSC seperti dilansir dari Tasnim News Agency.

SNSC juga menekankan bahwa kemenangan ini belum final dan masih memerlukan konsolidasi melalui jalur diplomatik.

“Musuh telah memohon selama lebih dari sebulan untuk menghentikan serangan, tetapi kami menolak hingga tujuan tercapai,” tulis SNSC.

baca juga

SNSC menegaskan bahwa negosiasi tersebut tidak berarti perang telah berakhir.

“Iran hanya akan menerima akhir perang ketika seluruh detail kesepakatan sesuai dengan rencana 10 poin telah difinalisasi,” tegas mereka.

Lebih lanjut, Iran menegaskan akan tetap berada dalam posisi siaga militer.

“Tangan kami tetap di pelatuk, dan setiap kesalahan kecil dari musuh akan dibalas dengan kekuatan penuh,” tegas SNSC.

Pemerintah Iran juga menyerukan persatuan nasional selama proses negosiasi berlangsung.

Mereka meminta seluruh elemen masyarakat dan elite politik untuk mendukung langkah diplomasi yang disebut sebagai kelanjutan dari medan pertempuran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Bersama Amerika Serikat

Iran dan Israel Sepakati Gencatan Senjata Bersama Amerika Serikat

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:19 WIB

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

Trump Terima Proposal Damai 10 Poin Iran Sambil Ancam Gunakan Kekuatan Destruktif Jika Gagal Total

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:59 WIB

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:51 WIB

Iran Tegaskan Kekuatan Penuh Jika Amerika Salah Langkah Selama Masa Gencatan Senjata

Iran Tegaskan Kekuatan Penuh Jika Amerika Salah Langkah Selama Masa Gencatan Senjata

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:48 WIB

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×