Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

Bangun Santoso

Rabu, 08 April 2026 | 19:57 WIB
Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran
Perang Iran vs AS-Israel. (Instagram/iran_military_officiall)
baca 10 detik
  • Pemerintah Israel menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
  • Kesepakatan tersebut memicu protes keras dari oposisi politik Israel yang menuding Perdana Menteri Netanyahu gagal memenuhi janji keamanan.
  • Israel menegaskan bahwa gencatan senjata terbatas tersebut tidak berlaku bagi pertempuran melawan Hizbullah di wilayah Lebanon.

Suara.com - Gelombang protes politik kini menghantam internal pemerintahan Israel setelah munculnya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Para pemimpin oposisi di Tel Aviv secara terbuka mengkritik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang dianggap telah menyerah pada tekanan internasional dan gagal memenuhi janji-janji keamanan nasional yang selama ini ia dengungkan.

Kesepakatan ini muncul sebagai langkah darurat dari Gedung Putih di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump untuk mencegah kehancuran total Iran.

AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu, sebuah durasi yang dianggap krusial untuk meredakan tensi tinggi di kawasan tersebut.

Sejumlah pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Israel telah menyetujui poin-poin gencatan senjata dan bersedia menangguhkan serangan udara maupun operasi militer langsung terhadap Teheran.

Kantor Perdana Menteri Netanyahu memberikan konfirmasi resmi bahwa Israel mendukung keputusan Trump untuk menangguhkan pengeboman terhadap wilayah Iran.

Namun, Tel Aviv memberikan catatan tebal bahwa gencatan senjata tersebut bersifat terbatas.

Pihak Israel menegaskan bahwa kesepakatan itu "tidak termasuk Lebanon", wilayah di mana Pasukan Pertahanan Israel (IDF) masih terlibat pertempuran sengit melawan kelompok Hizbullah yang merupakan sekutu utama Iran.

Reaksi keras langsung datang dari pemimpin oposisi utama Israel, Yair Lapid. Melalui platform media sosial X, Lapid meluapkan kekecewaannya terhadap diplomasi Netanyahu yang dianggap meminggirkan posisi Israel dalam isu-isu vital.

baca juga

"Tidak pernah ada bencana politik seperti ini sepanjang sejarah kita. Israel bahkan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan mengenai inti keamanan nasional kita," kritik pemimpin oposisi utama Israel, Yair Lapid, dalam pernyataan via media sosial X, Rabu (8/4/2026).

Lapid menilai bahwa kegagalan ini sepenuhnya berada di pundak kepemimpinan politik, bukan pada militer.

Ia menekankan bahwa tentara telah bekerja maksimal di lapangan, namun hasil di meja perundingan justru berbanding terbalik.

"Militer telah melaksanakan semua yang diminta dari mereka, dan masyarakat menunjukkan ketahanan yang luar biasa, tetapi Netanyau telah gagal secara politik, gagal secara strategis, dan tidak mencapai satu pun tujuan yang telah dia tetapkan sendiri," sebutnya.

Selama ini, Benjamin Netanyahu secara konsisten menetapkan target tinggi dalam konfrontasi dengan Iran.

Ia berulang kali menegaskan bahwa pemusnahan atau setidaknya pelemahan signifikan terhadap program nuklir Iran adalah harga mati bagi keamanan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

Negara Teluk Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Dorong Diplomasi Menuju Perdamaian Permanen

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:34 WIB

Turki Kecam Israel yang Rusak Semua Upaya Akhiri Konflik Timteng

Turki Kecam Israel yang Rusak Semua Upaya Akhiri Konflik Timteng

Video | Rabu, 08 April 2026 | 18:15 WIB

Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan

Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:54 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya

Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:22 WIB

Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat

Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB

Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon

Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 14:40 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×