Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB
Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata
Donald Trump (White House)

Donald Trump mengeklaim China berperan besar dalam membujuk Iran menyetujui gencatan senjata dua pekan.

Negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran akan segera digelar di Islamabad pada April.

China dan Pakistan bekerja sama menggalang dukungan internasional guna meredakan ketegangan di Teluk Persia.

Para pejabat di Beijing secara konsisten menyatakan komitmen mereka dalam menciptakan keamanan di wilayah Timur Tengah.

Langkah konkret terlihat saat Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi Pakistan.

Gencatan senjata AS Iran ini juga melibatkan Pakistan yang bertindak sebagai jembatan komunikasi bagi kedua pihak.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas strategi pemulihan keamanan di wilayah yang terdampak konflik bersenjata berkepanjangan.

Gencatan senjata AS Iran diharapkan menjadi titik balik kembalinya ketenangan di wilayah Teluk yang strategis.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning memberikan penjelasan mengenai arah kebijakan luar negeri negaranya.

Ia menegaskan bahwa China dan Pakistan berupaya keras mengumpulkan dukungan dari masyarakat internasional secara luas.

Gencatan senjata AS Iran adalah salah satu target utama dari penggalangan opini publik global yang dilakukan.

Tujuannya adalah untuk meredakan situasi yang kian mencekam dan mengembalikan kedamaian di jantung Timur Tengah.

Gencatan senjata AS Iran ini menjadi pembuktian kekuatan diplomasi negara-negara besar di luar blok Barat.

Pemerintah China membuka pintu bagi negara manapun yang ingin berkontribusi dalam proses perdamaian yang berkelanjutan.

Langkah inisiatif ini bersifat inklusif dan tidak terbatas pada organisasi internasional tertentu saja di dunia.

"Inisiatif ini terbuka dan kami menyambut tanggapan dan partisipasi dari semua negara dan organisasi internasional," kata Mao Ning saat konferensi pers pekan lalu.

Gencatan senjata AS Iran ini harus didukung oleh semua pihak agar tidak terjadi pelanggaran di lapangan.

Partisipasi aktif dari berbagai negara diharapkan dapat mengunci kesepakatan damai ini agar bersifat lebih permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:21 WIB

Iran Menang Besar! Netanyahu Diserang dari Dalam, Trump Mau Dilengserkan

Iran Menang Besar! Netanyahu Diserang dari Dalam, Trump Mau Dilengserkan

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:05 WIB

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB