- Firdaus Syam mendesak pemerintah mengungkap aktor intelektual di balik penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus secara transparan.
- Ray Rangkuti meminta kasus tersebut diproses di peradilan umum untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi militer nasional.
- Connie Rahakundini Bakrie menilai kasus ini merupakan operasi terstruktur yang melibatkan fasilitas negara serta ancaman bagi demokrasi.
“Kalau begini terus, citra TNI bisa merosot. Padahal selama ini tingkat kepercayaan publik terhadap TNI sangat tinggi,” katanya.
Di sisi lain, pengamat militer dan geopolitik Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa intelijen strategis tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga penjaga demokrasi dan HAM.
Connie menilai lemahnya koordinasi dan minimnya transparansi bisa membuat intelijen menjadi ancaman bagi rakyat.
“Jika koordinasi lemah dan perlindungan HAM diabaikan, maka intelijen bisa menjadi ancaman bagi rakyatnya sendiri,” ujar Connie.
Connie juga menyinggung temuan investigasi media terkait dugaan penggunaan fasilitas negara dalam rangkaian peristiwa tersebut.
Menurutnya, pola kejadian menunjukkan indikasi operasi yang terstruktur.
“Terlihat dari tahapan yang sistematis, mulai dari perencanaan hingga pelarian. Ini mengindikasikan operasi yang terstruktur,” pungkasnya.