TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bangun Santoso

Kamis, 09 April 2026 | 19:15 WIB
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) resmi mengajukan laporan polisi Model B terkait kasus penyerangan yang menimpa Aktivis KontraS, Andrie Yunus. (Suara.com/Tsabita Aulia)
baca 10 detik
  • Tim Advokasi Untuk Demokrasi melaporkan kasus penyerangan aktivis KontraS, Andrie Yunus, ke Bareskrim Polri pada Kamis, 9 April 2026.
  • Pelaporan ini menuntut proses penyelidikan ulang di peradilan umum agar penegakan hukum berlangsung transparan dan mengungkap kebenaran materiil.
  • Investigasi mandiri TAUD mengindikasikan keterlibatan 16 pelaku sipil secara terorganisir, sehingga polisi diminta mengusut tuntas hingga aktor intelektualnya.

Suara.com - Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) resmi mengajukan laporan polisi Model B terkait kasus penyerangan yang menimpa Aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Salah satu anggota tim TAUD, Gema Gita, mengungkapkan bahwa dengan adanya laporan baru ini, seluruh proses penyelidikan dan pembuktian akan dimulai kembali dari awal.

"Jadi yang di laporan sebelumnya kami sudah mengajukan beberapa barang bukti, kemudian juga kami sudah mendampingi beberapa saksi yang dimintakan keterangannya. untuk dalam proses penanganan kasus sebelumnya, itu nanti akan diulang kembali pada proses penanganan atau penegakan hukum di laporan yang baru kami hadirkan kemarin. ,” ujar Gema dalam konferensi persnya di Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya membawa kasus ini ke ranah peradilan umum. Menurutnya, hal ini krusial agar penegakan hukum bisa berjalan lebih leluasa dan transparan dalam mengungkap kebenaran materiil.

“Kasus yang menimpa Andrie Yunus ini harus diadili di bawah peradilan umum guna menjadi terang dan leluasa dalam penegak hukum yang bersangkutan, leluasa dalam mengungkap kebenaran demi terciptanya keadilan itu tadi,” katanya.

TAUD juga menyoroti minimnya informasi mengenai identitas pelaku yang sebelumnya dikabarkan telah diamankan oleh pihak Polisi Militer (POM).

Hingga saat ini, pihak kuasa hukum maupun publik belum mendapatkan kepastian apakah mereka yang ditahan adalah orang yang sama dengan yang terekam dalam bukti video.

“Kami juga tidak dapat memastikan apakah yang dalam tanda kutip diamankan oleh POM pada saat itu yang sekarang sudah dilimpahkan ke Oditurat itu adalah orang yang sama dengan yang kita lihat melakukan serangan terhadap Andri Yunus. Bahkan sespesifik dan seteknis itu pun kami belum dapat memastikan apakah orangnya sama dengan yang ada di video yang beredar,” beber Gema.

Dugaan Keterlibatan 16 Pelaku Sipil dan Sistematis Perencanaan

baca juga

Berdasarkan investigasi mandiri yang dilakukan terhadap masyarakat sipil, ditemukan indikasi adanya 16 pelaku di lapangan yang diduga melibatkan unsur sipil. TAUD meyakini aksi tersebut tidak terjadi secara spontan, melainkan terorganisir.

"Ada diduga 16 pelaku lapangan yang kemungkinan besar itu melibatkan sipil di dalamnya, maka sudah semakin menjadi kewajiban lagi dari pihak kepolisian untuk terus mengusut tuntas kasus ini, bukan hanya kepada 16 terduga pelaku yang kami sudah himpun dan peroleh temuannya, tapi juga kepada aktor intelektualnya. " Ujar Gema.

Ia juga menegaskan bahwa langkah pelaporan ke Bareskrim Polri ini murni merupakan bentuk tanggung jawab hukum sebagai masyarakat sipil, bukan upaya untuk membenturkan institusi penegak hukum.

“Ini untuk menegaskan lagi bukan ada, tidak ada maksud untuk saling mengadu domba antar institusi satu sama lain. Tapi ini adalah bentuk dari tanggung jawab hukum kami sebagai masyarakat sipil yang peduli dan masyarakat sipil yang melakukan secara mandiri investigasi dari kasus ini, seperti itu ,” ungkapnya. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

TAUD Resmi Tempuh Laporan Polisi Model B Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:48 WIB

Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik

Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik

News | Kamis, 09 April 2026 | 17:09 WIB

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan

Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:06 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai

Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:09 WIB

Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri

Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:57 WIB

Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee

Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:53 WIB

KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!

KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:35 WIB

KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul

KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:32 WIB

'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung

'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok

Prabowo Sadar Ada Maling di Program MBG, Minta Warga Lapor Lewat TikTok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:26 WIB

Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata

Keranda Khas Gorontalo Iringi Pemakaman Militer Rachmat Gobel di TMP Kalibata

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:10 WIB

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

Prabowo Bongkar Upaya Jual PT PAL, Pindad, dan PT DI ke Asing: Saya Larang!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:55 WIB

×