KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

Vania Rossa

Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan
Presidium Nasional KPI, Ema Husain. (Suara.com/Dinda Pramesti K)
baca 10 detik
  • Koalisi Perempuan Indonesia menggelar Kongres Nasional VI pada 9 April 2026 untuk merumuskan strategi penguatan peran perempuan di berbagai sektor.
  • KPI mendorong perempuan berperan aktif sebagai aktor pengawasan kebijakan publik, termasuk dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis pemerintah.
  • Perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan korupsi melalui edukasi di lingkungan keluarga serta berbagai komunitas sosial masyarakat.

Suara.com - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) mendorong agar perempuan tidak hanya dilibatkan sebagai partisipan, tetapi juga menjadi aktor pengawasan dalam proses kebijakan publik. Hal ini disampaikan dalam rangkaian Kongres Nasional VI KPI melalui sesi doorstop bersama awak media pada Kamis (9/4/2026).

Presidium Nasional KPI dari kelompok kepentingan ibu rumah tangga sekaligus Steering Committee (SC), Rosniyati Azis, menegaskan bahwa kongres kali ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat posisi perempuan di berbagai sektor.

“Kami berharap bahwa pelaksanaan Kongres Koalisi Perempuan Indonesia ini nanti bisa menghasilkan rekomendasi untuk menjadi kebijakan lembaga yang lebih strategis untuk memperkuat posisi perempuan dalam berbagai sektor, termasuk juga bagaimana memaknai makna keadilan yang demokratis,” ujar Rosniyati.

Ia juga menambahkan bahwa kongres ini diharapkan dapat melahirkan kepengurusan baru yang mampu membawa organisasi semakin relevan dan berdampak luas.

“Mudah-mudahan Kongres Koalisi Perempuan Indonesia yang keenam ini dapat menghasilkan pengurus yang bisa membawa Koalisi Perempuan menjadi organisasi yang lebih bermakna dan bisa membawa perubahan, khususnya bagi kehidupan perempuan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Dalam konteks program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rosniyati menekankan pentingnya keterlibatan perempuan sebagai agen sosial yang mampu memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif di lapangan.

“Perempuan hadir bukan hanya persoalan partisipasi semata, tetapi bagaimana bisa mengontrol proses-proses yang menjadi kebijakan atau program presiden saat ini,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan tidak hanya sekadar hadir secara fisik, tetapi juga harus berpartisipasi secara bermakna dalam proses pembangunan.

Sementara itu, Presidium Nasional KPI dari kelompok kepentingan profesional, Ema Husain, menyoroti pentingnya pendekatan preventif dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, KPI melihat perempuan memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan melalui peran sosial di lingkungan keluarga dan komunitas.

baca juga

“KPI itu sering mainnya itu dalam ranah potensi preventifnya. Karena kita ini berbasis perempuan, jadi ternyata perempuan punya ruang-ruang untuk menyampaikan pencegahan korupsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki akses pada berbagai ruang sosial seperti PKK dan majelis taklim yang dapat dimanfaatkan untuk edukasi antikorupsi.

“Pertama dia ibu, ya kedua dia punya grup-grup tersendiri, ada Ibu PKK, ada majelis taklim. Jadi KPI menganggap bahwa ini adalah peran-peran potensial yang dia lakukan untuk melakukan pencegahan,” jelas Ema.

Terkait penanganan kasus korupsi yang melibatkan perempuan, Ema menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan sesuai aturan tanpa melihat gender, meskipun ia mengakui adanya dinamika dalam putusan hukum.

“Korupsi itu tidak melihat besar kecilnya. Pada saat Anda korupsi dan itu berdampak persoalan hukum, maka itu ada proses hukum yang menangani,” tegasnya.

Ema juga mengingatkan bahwa korupsi memiliki dampak luas yang beririsan dengan berbagai bentuk kekerasan dan ketidakadilan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:46 WIB

Kekerasan Seksual di Transportasi Online Berulang, Sistem Keamanannya Bermasalah?

Kekerasan Seksual di Transportasi Online Berulang, Sistem Keamanannya Bermasalah?

News | Rabu, 08 April 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Pramono Kaji Tambah Penerima Kartu Layanan Gratis, Siapa Saja yang Dapat?

Pramono Kaji Tambah Penerima Kartu Layanan Gratis, Siapa Saja yang Dapat?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:19 WIB

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:13 WIB

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:09 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:59 WIB

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:57 WIB

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

Usai Penggeledahan, Polda Metro Jaya Fokus Amankan Barang Bukti Bernilai Fantastis

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:55 WIB

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:48 WIB

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:47 WIB

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:44 WIB

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:43 WIB

×