Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB
Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel
Aksi penyerangan oleh kelompok pemukim Israel di Tepi Barat kembali memakan korban jiwa seorang pemuda Palestina. (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Pemuda Palestina bernama Ali Majed Hamadneh tewas ditembak pemukim Israel di Deir Jarir.

  • Serangan terjadi pasca persetujuan pembangunan 34 permukiman ilegal baru oleh pemerintah Israel.

  • Militer Israel dituding melindungi aksi kekerasan pemukim yang semakin meningkat di Tepi Barat.

Keadaan ini menciptakan pola impunitas di mana pelaku kekerasan jarang sekali mendapatkan konsekuensi hukum yang setimpal.

Tragedi ini meletus hanya berselang dua hari setelah Israel meresmikan pembangunan 34 titik permukiman baru.

Langkah provokatif tersebut langsung menuai kecaman keras dari Uni Eropa serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Otoritas Palestina menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan pelanggaran fatal terhadap hukum internasional yang berlaku secara global.

Di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu, pembangunan permukiman ilegal tercatat mengalami lonjakan yang sangat drastis sejak 2022.

Setidaknya 102 permukiman baru telah disetujui, jumlah yang jauh melampaui rekor pemerintahan-pemerintahan Israel sebelumnya.

Kritik Internal dan Tekanan Internasional

Meskipun semua permukiman tersebut dianggap ilegal oleh dunia, pembangunan terus berjalan tanpa memedulikan protes diplomatik global.

Kekerasan di Tepi Barat semakin tidak terkendali sejak pecahnya konflik besar di Gaza pada akhir tahun lalu.

baca juga

Bahkan tokoh-tokoh internal Israel mulai menyuarakan kegelisahan mereka terhadap perilaku brutal para pemukim di wilayah pendudukan.

Panglima militer Israel, Eyal Zamir, secara terbuka menyebut serangan-serangan tersebut sebagai tindakan yang tidak bisa diterima.

Zamir menegaskan bahwa aksi penyerangan terhadap warga sipil Palestina adalah tindakan yang “secara moral dan etis tidak dapat diterima”.

Kekerasan di Tepi Barat telah mengalami eskalasi tajam sejak Oktober 2023 seiring dengan konflik besar di Jalur Gaza.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serangan pemukim semakin mematikan terutama sejak keterlibatan konflik regional yang lebih luas pada awal tahun 2026.

Meskipun hukum internasional menyatakan seluruh permukiman Israel di Tepi Barat adalah ilegal, kebijakan pemerintah sayap kanan Israel justru terus mempercepat aneksasi lahan secara de facto melalui pembiaran kekerasan warga sipil terhadap penduduk Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×