Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Galih Prasetyo

Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
Pasukan militer Israel dari unit Golani Brigade menemukan buku kontroversial karya pemimpin Nazi, Adolf Hitler, Mein Kampf dalam terjemahan bahasa Arab di sebuah bangunan di selatan Lebanon. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Pasukan Golani Israel menemukan buku Mein Kampf terjemahan bahasa Arab di bangunan wilayah selatan Lebanon pada Jumat lalu.
  • Buku ditemukan di lokasi pertempuran yang menyebabkan seorang prajurit Israel gugur serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.
  • Militer Israel mengonfirmasi telah menghancurkan bangunan tempat ditemukannya manifesto politik Adolf Hitler tersebut saat operasi pembersihan berlangsung.

Suara.com - Pasukan militer Israel dari unit Golani Brigade menemukan buku kontroversial karya pemimpin Nazi, Adolf Hitler, Mein Kampf dalam terjemahan bahasa Arab di sebuah bangunan di selatan Lebanon.

Penemuan buku Mein Kampf itu diklaim militer Israel di titik pertempuran di mana seorang prajurit Israel gugur.

Menurut laporan Channel 14, Jumat (10/4), buku tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi tewasnya Sersan Mayor Tuval Yosef Lipshitz.

Dalam insiden yang sama, lima prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit.

Militer Israel menyatakan bangunan tempat ditemukannya buku itu telah dihancurkan.

“Buku ini ditemukan di lokasi pertempuran aktif, dekat area tempat tewasnya prajurit kami," demikian pernyataan pihak militer Israel.

Potret Ibu berhadapan dengan militer Israel [Terkini.id]
Potret Ibu berhadapan dengan militer Israel [Terkini.id]

Penemuan tersebut disebut menjadi bagian dari operasi pembersihan di wilayah konflik.

Buku Mein Kampf merupakan karya autobiografi sekaligus manifesto politik yang ditulis oleh Adolf Hitler, pemimpin Partai Nazi Jerman.

Dalam buku ini, Hitler memaparkan pandangan ideologinya, termasuk rencana politik untuk Jerman dan dunia.

baca juga

Hitler mulai menulis buku tersebut saat dipenjara di Penjara Landsberg setelah gagal melakukan kudeta di Munich pada 1923.

Volume pertama diterbitkan pada 1925, disusul jilid kedua pada 1926.

Proses penulisan dibantu oleh Rudolf Hess dan Emil Maurice, yang berperan dalam pengetikan dan penyuntingan awal naskah.

Awalnya, penjualan buku tersebut tidak terlalu sukses.

Namun, setelah Hitler berkuasa pada 1933, Mein Kampf berubah menjadi buku terlaris di Jerman dan menjadi alat propaganda utama rezim Nazi.

Isi buku ini memuat ideologi rasial ekstrem, termasuk pandangan antisemit yang kemudian menjadi dasar kebijakan diskriminatif hingga genosida terhadap kaum Yahudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:04 WIB

Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS

Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS

Foto | Jum'at, 10 April 2026 | 18:35 WIB

Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel

Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 18:19 WIB

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:04 WIB

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:41 WIB

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:57 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB

Terkini

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

×