Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Bangun Santoso

Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
ilustrasi jet tempur (Unsplash/Jeremy Straub )
baca 10 detik
  • Kementerian Pertahanan membantah isu bahwa pesawat militer Amerika Serikat telah mendapatkan izin resmi melintasi wilayah udara Indonesia.
  • Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan rencana kerja sama tersebut masih dalam tahap pembahasan awal dan belum final.
  • Pemerintah Indonesia menegaskan kedaulatan udara tetap berada di bawah kendali penuh negara sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Suara.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait isu sensitif yang tengah menjadi perbincangan hangat di media massa dan media sosial.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa telah terjadi kesepakatan final yang mengizinkan pesawat militer Amerika Serikat (AS) untuk bebas keluar-masuk wilayah udara kedaulatan Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Kemhan memberikan penegasan untuk meluruskan persepsi publik yang berkembang.

Isu ini mencuat setelah munculnya informasi mengenai adanya dokumen perjanjian pertahanan yang memberikan kebebasan penuh bagi armada udara Washington untuk melintasi ruang udara nusantara.

Menanggapi klaim tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa hal itu "masih dalam tahap pembahasan awal dan belum bersifat final."

Pernyataan resmi ini dikeluarkan guna meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat, terutama di platform digital.

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa apa yang saat ini beredar di ruang publik bukanlah sebuah kebijakan yang sudah diketok palu oleh pemerintah.

"Ini merupakan rancangan awal yang masih dalam tahap pembahasan internal dan antarinstansi," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dalam keterangan tertulisnya sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia, Selasa (14/4/2026).

Dinamika ini bermula dari unggahan akun X @Its_ereko yang mengeklaim bahwa Amerika Serikat sedang melakukan upaya intensif untuk mendapatkan akses penerbangan di seluruh wilayah udara Indonesia.

baca juga

Akun tersebut bahkan menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan akan menandatangani kesepakatan tersebut dalam kunjungannya ke Washington, Amerika Serikat.

Kabar ini semakin diperkuat oleh laporan media internasional, The Sunday Guardian, pada Minggu (12/04). Laporan tersebut mengeklaim adanya dokumen pertahanan rahasia milik Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengamankan akses lintas udara bagi pesawat militer mereka di wilayah Indonesia.

Dokumen itu disebut-sebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan strategis antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington pada Februari lalu.

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa Presiden Prabowo menyetujui proposal yang mengizinkan izin lintas udara secara menyeluruh bagi pesawat-pesawat militer AS.

Namun, Kemhan dengan tegas membantah status final dari dokumen yang dimaksud. Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menekankan bahwa dokumen yang menjadi dasar pemberitaan tersebut "bukan merupakan perjanjian final, belum memiliki kekuatan hukum mengikat, serta belum dapat dijadikan dasar kebijakan resmi Pemerintah Republik Indonesia."

Pemerintah Indonesia, melalui Kemhan, memastikan bahwa setiap bentuk kerja sama pertahanan yang dijalin dengan negara mana pun akan selalu menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:40 WIB

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:12 WIB

Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron

Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:40 WIB

Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI

Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:52 WIB

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Gus Yaqut Berharap Kebenaran Terungkap di Kasus Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:46 WIB

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

FKBI Kritik Tayangan World Cup 2026 TVRI Gara-Gara Promosi Super Soccer

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:12 WIB

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

Sekolah Rakyat Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, ESQ Dukung Pemetaan Talenta Siswa

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:11 WIB

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:05 WIB

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

28.478 Siswa Baru Masuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:03 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap Empat Gelombang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:51 WIB

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:47 WIB

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

Tiang Copot Usai Dihantam Truk! JPO Tendean Harus Dibongkar Total, Arus ke Blok M Bakal Ditutup

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:31 WIB

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

Sempat Dijaga TNI Rumah Febrie di Radio Dalam Bakal Digeledah? Kejagung Siap Cari Bunker Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:13 WIB

×