PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol
Anggota Komisi A Dewan DPRD DKI Jakarta Kevin Wu. ANTARA/HO-DPRD.
  • Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menolak wacana penjualan hak penamaan fasilitas publik kepada partai politik pada Selasa (14/4/2026).
  • Kevin mengusulkan optimalisasi konsep Transit-Oriented Development untuk meningkatkan jumlah penumpang serta pendapatan tiket transportasi umum di Jakarta.
  • Pemprov DKI disarankan menambah pendapatan melalui penyewaan ruang usaha kepada tenant komersial dan penempatan iklan perusahaan swasta di stasiun.

Suara.com - Kevin Wu, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia, mengusulkan solusi alternatif bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Usulan ini muncul sebagai respons atas wacana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membuka peluang partai politik membeli hak penamaan atau naming rights di stasiun dan halte.

Kevin menyatakan memahami kebutuhan Jakarta akan tambahan pemasukan, tetapi menjual nama fasilitas publik kepada partai politik bukan satu-satunya jalan.

"Saya memahami bahwasanya DKI Jakarta juga membutuhkan tambahan PAD. Tapi, ini bukan satu-satunya cara untuk memperoleh pendapatan tambahan. Apalagi, kita membicarakan sektor transportasi publik yang sebenernya sangat potensial," ungkap Kevin dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (14/4/2026).

Ia mendorong agar Pemprov DKI lebih serius menggarap konsep Transit-Oriented Development (TOD) yang selama ini kerap dibahas.

Menurut Kevin, optimalisasi integrasi antara transportasi umum dan gedung-gedung di sekitarnya akan lebih efektif mendongkrak pendapatan melalui peningkatan jumlah penumpang.

"Tinggal dikembangkan, misalnya memperluas integrasi transum dengan bangunan-bangunan di sekitar halte dan stasiun-stasiun. Ketika keterhubungan itu tercipta, maka akan ada lebih banyak lagi yang akan menggunakan transum. Ini bisa mendongkrak pendapatan tiket," jelasnya.

Selain sektor tiket, Kevin menilai peluang besar juga datang dari penyediaan ruang usaha bagi tenant di area fasilitas transportasi.

"Sekarang di banyak halte-halte bus dan stasiun-stasiun, ada juga lapak-lapak yang bisa disewakan. Ini yang harus dikembangkan. Bagaimana caranya kemudian Pemprov DKI menarik lebih banyak lagi tenant-tenant masuk ke dalam," kata Kevin.

Ia juga mengusulkan perbaikan tata letak atau layout di stasiun dan halte agar arus penumpang dapat memberikan keuntungan maksimal bagi para pedagang yang menyewa tempat.

"Bahkan, masih terbuka ruang yang cukup luas juga untuk menarik iklan-iklan dari perusahaan-perusahaan swasta di Jakarta," paparnya.

Kevin menilai langkah-langkah profesional dan komersial murni seperti itu jauh lebih elegan ketimbang melibatkan atribut politik di fasilitas umum.

Legislator PSI itu optimistis pendapatan daerah bisa ditingkatkan tanpa memicu polemik di tengah masyarakat.

"Ini semua memperlihatkan bahwa ada alternatif untuk menambah PAD Jakarta di sektor transportasi publik, tanpa menimbulkan huru-hara di tengah masyarakat," pungkas Kevin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Jakarta Tempati Peringkat 17 Dunia dalam Transportasi Umum Terbaik

Jakarta Tempati Peringkat 17 Dunia dalam Transportasi Umum Terbaik

Video | Minggu, 12 April 2026 | 19:05 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Lindungi Aset Umat, BPN DKI dan PWNU Jakarta Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

Lindungi Aset Umat, BPN DKI dan PWNU Jakarta Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf

News | Sabtu, 11 April 2026 | 08:25 WIB

Dikecualikan dari WFH, Layanan Perizinan DKI Tetap Normal dan Full WFO

Dikecualikan dari WFH, Layanan Perizinan DKI Tetap Normal dan Full WFO

Foto | Jum'at, 10 April 2026 | 16:13 WIB

Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet

Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet

News | Jum'at, 10 April 2026 | 13:39 WIB

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:01 WIB

Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Healing ke Puncak, Oknum Pegawai Kini Diburu Inspektorat!

Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Dipakai Healing ke Puncak, Oknum Pegawai Kini Diburu Inspektorat!

News | Selasa, 07 April 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:32 WIB

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:33 WIB

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:13 WIB