Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 April 2026 | 12:45 WIB
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
Warga Iran tetap tawarkan makanan ke jurnalis meski rumahnya hancur akibat serangan militer Amerika Serikat.(Middle East Eye)
baca 10 detik
  • Pria Iran tawarkan makanan ke jurnalis meski rumahnya hancur akibat serangan militer Amerika.

  • Video viral menunjukkan kemanusiaan tetap terjaga meski Iran dilanda konflik dan kerusakan infrastruktur.

  • Serangan Amerika-Israel mengakibatkan kerugian besar bagi warga sipil dan gangguan ekonomi global.

Suara.com - Aksi heroik seorang pria warga negara Iran mendadak viral karena menunjukkan kemurahan hati luar biasa saat menghadapi bencana peperangan.

Meski tubuhnya terluka dan huniannya rata dengan tanah, ia tetap bersikeras menjamu jurnalis yang meliput kondisi rumahnya.

Dikutip dari Middle East Eye, insiden ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan seringkali melampaui rasa pedih akibat kehilangan harta benda dan stabilitas keamanan.

Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]
Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]

Ketabahan pria tersebut menjadi simbol perlawanan psikologis warga sipil yang menolak menyerah pada keputusasaan di tengah konflik global.

Fenomena ini mencuri perhatian dunia internasional melalui rekaman video yang memperlihatkan ketulusan di balik reruntuhan bangunan beton.

Dalam tayangan yang dirilis Middle East Eye, pria yang bersimbah peluh itu mengajak sang jurnalis masuk ke rumahnya yang rusak berat.

"Ayo, saya ambilkan untuk dimakan," kata dia.

Tawaran tersebut spontan membuat sang jurnalis merasa terenyuh sekaligus segan melihat kondisi sang pemilik rumah yang sangat memprihatinkan.

Petugas pers tersebut berusaha menolak dengan halus karena menyadari bahwa sang tuan rumah lebih membutuhkan asupan nutrisi tersebut.

baca juga

"Tidak perlu Pak. Terima kasih. Tuhan memberkati Anda," kata jurnalis tersebut.

Konsistensi Etika Menghormati Tamu

Sambil terus mengarahkan lensa kamera ke arah kulkas yang tersisa, jurnalis tersebut menjelaskan betapa kontrasnya situasi yang ia temui.

Ia sangat terkejut karena di saat dirinya fokus bekerja, sang korban justru memikirkan kebutuhan perut orang asing yang datang berkunjung.

Pihak peliput berkali-kali menegaskan bahwa kehadirannya murni untuk tugas jurnalistik dan bukan untuk membebani warga yang sedang tertimpa musibah.

Bahkan, sang wartawan sempat meminta pria paruh baya tersebut untuk segera menutup pintu lemari pendinginnya agar stok makanan tersimpan aman.

Keyakinan pria Iran tersebut untuk memuliakan tamu tidak goyah sedikitpun meski diperingatkan berkali-kali oleh sang jurnalis di lokasi kejadian.

Ia tetap menjangkau bagian dalam kulkas dan mengambil sisa bahan makanan yang masih layak untuk diberikan kepada tamu yang hadir.

"Lihat, masih ada buah di sini," ujarnya sambil menyerahkan jeruk dan pir kepada jurnalis tersebut.

Gerakan tangan yang gemetar saat menyerahkan buah tersebut menjadi momen paling emosional dalam rekaman singkat yang beredar luas di jagat maya.

Kebaikan kecil berupa pemberian buah jeruk dan pir ini menjadi pesan kuat bagi audiens global mengenai esensi persaudaraan sesama manusia.

Peristiwa mengharukan ini terjadi di tengah eskalasi konflik militer yang melibatkan serangan udara gabungan dari pihak Amerika Serikat dan Israel.

Agresi militer yang berlangsung sejak akhir Februari 2026 ini telah melumpuhkan banyak sektor vital di wilayah kedaulatan negara Iran.

Dampak serangan tidak hanya menyasar target militer, namun juga menghancurkan pemukiman warga sipil hingga mengakibatkan kerugian jiwa yang masif.

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi titik puncak ketegangan yang memicu guncangan hebat pada stabilitas pasar dunia.

Selain kerusakan infrastruktur, sektor penerbangan internasional juga mengalami gangguan parah akibat zona udara yang tidak aman di wilayah Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×