Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Bangun Santoso

Senin, 20 April 2026 | 15:58 WIB
Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api
Ilustrasi kebakaran. [Ist]
baca 10 detik
  • Gedung D Kemendagri di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran di lantai dua pada Senin, 20 April 2026 siang.
  • Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 75 personel dan 18 unit pemadam untuk memadamkan api serta mengevakuasi seluruh pegawai.
  • Petugas masih berupaya memadamkan dan melokalisir api guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada fasilitas serta dokumen negara tersebut.

Suara.com - Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilaporkan mengalami kebakaran pada Senin (20/4/2026) siang ini.

Objek yang terbakar merupakan area perkantoran Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa serta Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan kantor pemerintah tersebut mengingat lokasi gedung yang berada di area padat aktivitas masyarakat dan perkantoran.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan segera merespons laporan tersebut dengan mengirimkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.

Langkah cepat diambil guna mencegah api merambat ke bagian gedung lain maupun pemukiman warga yang berada di sekitar area Pasar Minggu.

Pihak pemadam kebakaran mengonfirmasi bahwa pengerahan armada dilakukan secara bertahap menyesuaikan eskalasi api di lapangan.

Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, memberikan keterangan resmi terkait jumlah kekuatan yang diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah di lokasi tersebut.

"Sebanyak 18 unit atau 75 personel dikerahkan," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara.

Pengerahan unit ini mencakup mobil pompa serta sarana pendukung lainnya untuk memastikan ketersediaan air guna memadamkan titik api secara efektif.

baca juga

Berdasarkan data kronologi yang dihimpun oleh petugas di lapangan, laporan awal mengenai munculnya api diterima oleh pusat komando Gulkarmat pada siang hari saat jam kerja masih berlangsung.

Dia mengatakan laporan kebakaran itu diterima pada pukul 13.38 WIB. Kemudian, personel mulai beroperasi pada pukul 13.47 WIB.

Respon cepat di bawah sepuluh menit ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada infrastruktur gedung serta dokumen-dokumen negara yang tersimpan di dalamnya.

Kondisi di lokasi saat proses pemadaman berlangsung menunjukkan situasi yang cukup tegang.

Sejumlah pegawai yang tengah bertugas terpaksa menghentikan aktivitas mereka dan segera keluar dari area gedung untuk menyelamatkan diri sesuai prosedur evakuasi darurat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah aparat sipil negara (ASN) berseragam cokelat tampak berada di luar gedung sembari menyelamatkan diri dan barang-barang.

Beberapa dari mereka terlihat membawa dokumen penting dan perangkat elektronik agar tidak ikut hangus terbakar atau terkena dampak air pemadaman.

Petugas pemadam kebakaran memfokuskan operasi pada lantai tertentu yang menjadi titik awal munculnya api agar tidak meluas ke area vertikal lainnya.

Kebakaran tersebut diketahui berasal dari lantai dua, dan sebanyak tujuh unit mobil pemadaman kebakaran dikerahkan ke lokasi pada tahap awal sebelum akhirnya diperkuat oleh unit tambahan dari pos-pos terdekat.

Asap hitam sempat terlihat membubung dari jendela lantai dua, yang memicu tindakan evakuasi menyeluruh bagi seluruh penghuni gedung D tersebut.

Hingga saat ini, upaya penanganan di lokasi masih terus berlanjut guna memastikan situasi benar-benar aman. Sampai dengan saat ini, petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan masih melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.

Petugas berupaya melakukan lokalisir agar api tidak menembus ke lantai tiga atau turun ke lantai dasar gedung.

Proses pendinginan juga menjadi fokus utama setelah api utama berhasil dikendalikan guna memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api kembali menyala di ruang perkantoran tersebut.

Terkait dengan penyebab pasti dari musibah kebakaran di gedung milik pemerintah ini, pihak berwenang belum bisa memberikan kesimpulan akhir karena proses pemadaman masih berjalan.

Tim investigasi internal bersama pihak kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah area dinyatakan aman oleh petugas pemadam kebakaran.

"Dugaan penyebab dan kronologi masih diselidiki," ujar Asril.

Dampak dari kebakaran ini juga sempat memengaruhi arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Banyaknya unit mobil pemadam yang terparkir di bahu jalan serta kerumunan warga yang ingin melihat kejadian membuat laju kendaraan di sekitar lokasi melambat.

Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan tampak bersiaga di sekitar lokasi untuk mengatur lalu lintas agar mobil pemadam memiliki akses keluar-masuk yang lancar tanpa hambatan.

Fasilitas di Gedung D Kemendagri ini memiliki peran vital dalam pelayanan administrasi kependudukan dan pemerintahan desa secara nasional.

Oleh karena itu, penanganan kebakaran dilakukan dengan sangat hati-hati untuk melindungi infrastruktur data yang ada di lokasi tersebut.

Meskipun api terkonsentrasi di lantai dua, pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan di seluruh gedung akan dilakukan pasca-insiden untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Para ASN yang telah dievakuasi diminta untuk tetap berada di titik kumpul yang aman dan tidak memasuki gedung hingga ada instruksi resmi dari pihak keamanan dan pengelola gedung Kemendagri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi

Mendagri Ingatkan Pentingnya Pengelolaan Perkotaan di Tengah Isu Urbanisasi

News | Senin, 20 April 2026 | 15:32 WIB

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Gedung Pemdes Kemendagri, 18 Unit Damkar Dikerahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 15:25 WIB

KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab

KTP Hilang Bakal Kena Denda? Kemendagri Usul Aturan Baru, 'Sentil' Warga yang Tak Tanggung Jawab

News | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

7 Tips Mencegah Kebakaran Rumah, Bisa Selamatkan Nyawa dan Harta

7 Tips Mencegah Kebakaran Rumah, Bisa Selamatkan Nyawa dan Harta

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 11:09 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:34 WIB

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

Lantai 4 Bangunan Asrama Polri Kalideres Terbakar, Atap Runtuh Timpa Mobil Parkir

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:15 WIB

Sakit Ibu

Sakit Ibu

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:13 WIB

Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler

Gelaran BRImo dan Great World Circus On Ice 2 di Makassar: Akrobatik Kelas Dunia Tampil Spektakuler

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:12 WIB

Prediksi: Satu Pemain Keturunan Dicoret John Herdman dari Skuad Piala AFF 2026

Prediksi: Satu Pemain Keturunan Dicoret John Herdman dari Skuad Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:10 WIB

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:09 WIB

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

Indonesia Beli Susu Belarus Rp 1,3 Triliun untuk MBG, 20 Ribu Ton Susu Bubuk akan Dikirim

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:08 WIB

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Media Vietnam Nyinyir Jelang Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Penuh Naturalisasi

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:06 WIB

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Apakah Pajak Mobil Listrik Masih Murah? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:04 WIB

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Dasco Pimpin Rapat Besar Bareng Menteri, Matangkan Perpres Perlindungan Ojol

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

5 Fakta Viral Bocah Palembang Mengaku Dipukul Oknum Polisi saat Main Layang

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:01 WIB

×