Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB
Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras
Kota Loni kini menyandang predikat wilayah dengan tingkat polusi udara paling mematikan di seluruh dunia.(CNN)
  • Loni resmi menjadi kota dengan kualitas udara paling buruk dan beracun di dunia.

  • Konsentrasi polutan PM2.5 di Loni melampaui ambang batas aman WHO sebesar 22 kali.

  • Penduduk menderita gangguan pernapasan kronis akibat lemahnya penegakan regulasi emisi industri lokal.

Kombinasi debu konstruksi dan asap kendaraan menciptakan lapisan udara tebal yang sulit ditembus cahaya matahari.

Pemerintah sebenarnya telah meluncurkan Program Udara Bersih sejak 2019 untuk menekan angka polusi nasional.

Namun, lemahnya penegakan hukum membuat strategi pengurangan emisi sebesar 40 persen tampak sulit tercapai.

Fenomena inversi suhu saat cuaca dingin turut memerangkap zat beracun tetap berada di permukaan tanah.

Keluarga di Loni terpaksa membersihkan rumah berulang kali karena debu masuk hingga ke ruang terdalam.

"Kami harus membersihkan rumah dua hingga tiga kali sehari karena begitu banyak debu yang masuk," kata Khushi Feroze.

Perbandingan Regional dan Harapan Warga

"Anda bahkan dapat melihat debu di ruangan terjauh di dalam rumah," keluh Feroze mengenai polusi itu.

Di sisi lain, China menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembersihan udara yang kontras dengan situasi di Asia Selatan.

Pakistan justru tercatat sebagai negara dengan tingkat polusi paling parah secara nasional pada tahun 2025.

Masyarakat Loni kini merasa terjebak dalam lingkaran polusi yang tidak pernah menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

"Tidak ada yang berubah selama 40 tahun terakhir," kata Kumar, sang pengemudi e-rickshaw dengan nada kecewa.

Loni adalah kota satelit di dekat Delhi yang berkembang pesat sebagai basis industri manufaktur dan konstruksi.

Laporan IQAir 2025 mengonfirmasi bahwa konsentrasi rata-rata PM2.5 di kota ini mencapai 112,5 mikrogram per meter kubik.

Angka ini menempatkan Loni sebagai wilayah paling berpolusi di dunia, memicu protes warga dan tuntutan aksi pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out

Rombongan Turis India Diduga Ambil Barang Hotel di Ubud, Aksi Terbongkar Saat Check-out

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 09:10 WIB

Sinopsis Dacoit, Film India yang Dibintangi Adivi Sesh dan Mrunal Thakur

Sinopsis Dacoit, Film India yang Dibintangi Adivi Sesh dan Mrunal Thakur

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 14:10 WIB

Terkini

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati, Tujuh Kades Ikut Diperiksa

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB