6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB
6 Minggu 'Menghilang', Kemana Mojtaba Khamenei?
Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru yakni Mojtaba Khamenei masih menjadi teka-teki besar bagi publik dunia.
  • Mojtaba Khamenei belum muncul ke publik sejak menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

  • Absensi fisik Mojtaba digunakan sebagai taktik melindungi negosiator dari kritik kelompok garis keras.

  • Elit politik Iran kini mengendalikan diplomasi di tengah ketidakpastian kondisi fisik pemimpin mereka.

Hal ini krusial mengingat basis pendukung garis keras di Iran sangat anti terhadap konsesi apa pun dengan Amerika.

Pemerintahan Donald Trump mengklaim telah terjadi perubahan karakter kepemimpinan di Teheran yang kini dianggap lebih masuk akal.

"Kami berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari yang pernah dihadapi siapa pun sebelumnya," kata Trump bulan lalu.

Namun di dalam negeri, para pejabat Iran harus berjalan di atas tali tipis demi menjaga dukungan basis massa.

Setiap langkah diplomasi seperti pembukaan Selat Hormuz langsung memicu kecaman pedas dari media yang berafiliasi dengan pemerintah.

Masyarakat Iran kini berada dalam kondisi kebingungan mengenai siapa sebenarnya pemegang komando tertinggi yang memberikan persetujuan akhir.

Dilema Kelangsungan Hidup Rezim Teheran

Ketidakpastian ini membuat posisi Presiden Masoud Pezeshkian dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menjadi sangat rentan.

"Mengelola hal ini sangat sulit ... ini adalah tanda dilema yang nyata," ungkap Hamidreza Azizi, peneliti dari German Institute for International and Security Affairs.

Mereka harus menyeimbangkan tekanan eksternal dari Washington dengan kemarahan kelompok ideologis di Teheran yang menolak menyerah.

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut bahwa setiap kesepakatan masih membutuhkan validasi dari otoritas tertinggi di Iran.

Namun realitanya Iran mungkin telah memasuki fase baru di mana restu fisik pemimpin tertinggi bukan lagi syarat mutlak.

Krisis kepemimpinan di Iran bermula setelah serangan udara besar-besaran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei dan jajaran komandan militer tertinggi.

Penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan secara mendadak di tengah eskalasi konflik dengan Israel dan tekanan ekonomi akibat sanksi Amerika Serikat.

Ketidakhadirannya di ruang publik selama lebih dari sebulan telah menciptakan kekosongan visual yang kini dimanfaatkan oleh para elit politik untuk melakukan negosiasi ulang tanpa tekanan langsung dari figur otoritas tertinggi yang tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'

Warga Yordania Usir Militer AS, Sadar Negaranya Cuma Dijadikan 'Boneka'

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:14 WIB

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:56 WIB

Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi

Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

Seskab Teddy: Cuma 5 Km dari Kantor Saya Ternyata Banyak Anak-anak Tidak Pernah Sekolah

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:05 WIB

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

Bidik Status Sister City, Jakarta Bakal Contek Kecanggihan Teknologi Shenzhen

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:59 WIB

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:51 WIB

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

IRGC Tangkap 2 Kapal di Sekitar Perairan Iran, Alasannya Bikin Kaget

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:34 WIB

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

Italia Desak Gencatan Senjata dan Pembukaan Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:29 WIB

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB

4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald

4 Bulan Tanpa Kejelasan, Korban Akademi Kripto Desak Polda Metro Segera Periksa Timothy Ronald

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:23 WIB

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

Tentara Israel Blokade Jalan Sekolah di Umm al-Khair Menghambat Hak Pendidikan Siswa Palestina

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:06 WIB

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 18:00 WIB

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:56 WIB