PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 April 2026 | 15:21 WIB
PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal
Lokasi pengeboman jurnalis Amal Khalil (DW)
baca 10 detik
  • Jurnalis Amal Khalil tewas akibat serangan udara Israel saat meliput di desa al-Tiri Lebanon.

  • PM Lebanon menuduh Israel sengaja menargetkan jurnalis sebagai bagian dari kejahatan perang sistematis.

  • Tim evakuasi diduga sempat dihambat oleh tembakan Israel saat mencoba menyelamatkan Amal Khalil.

Suara.com - Pembunuhan jurnalis Amal Khalil oleh tentara Israel mengungkap pola penyerangan sistematis terhadap awak media di wilayah konflik.

Tragedi ini memicu kemarahan global karena adanya dugaan penghambatan tim penyelamat saat mengevakuasi korban di reruntuhan.

Dikutip DW, Dunia internasional kini menyoroti rapuhnya gencatan senjata setelah sembilan jurnalis tewas di Lebanon sepanjang tahun ini.

Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, menegaskan bahwa tindakan militer Israel tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai ketidaksengajaan.

“Penargetan pekerja media oleh Israel di selatan saat mereka menjalankan tugas profesional bukan lagi insiden yang terisolasi, namun telah menjadi pendekatan mapan yang kami kutuk dan tolak,” tegasnya.

Amal Khalil yang bekerja untuk harian Al-Akhbar sedang meliput di desa al-Tiri saat serangan pertama menghantam kendaraannya.

Ia sempat mencari perlindungan di sebuah rumah terdekat bersama rekannya, Zeinab Faraj, sebelum bangunan itu ikut dirudal.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa tim penyelamat gagal mencapai lokasi lebih cepat karena terus dihujani tembakan.

Reporters Without Borders mendesak komunitas internasional untuk menekan militer Israel agar membuka akses penyelamatan bagi Khalil.

baca juga

Sayangnya, tubuh jurnalis perempuan tersebut baru bisa dievakuasi dari puing-puing bangunan beberapa jam setelah serangan terjadi.

Kutukan Keras Terhadap Kejahatan Perang

Nawaf Salam menekankan bahwa menghalangi bantuan medis bagi jurnalis adalah pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.

“Menargetkan jurnalis, menghalangi akses tim penolong kepada mereka, dan bahkan menargetkan lokasi mereka kembali setelah tim tersebut tiba, merupakan kejahatan perang,” ujar Salam.

Pemerintah Lebanon berjanji akan membawa kasus pembunuhan ini ke meja pengadilan internasional guna menuntut keadilan bagi korban.

Committee to Protect Journalists juga menyatakan kemarahan atas hambatan evakuasi yang sengaja dilakukan oleh pihak militer di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB

Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini

Klaim Donald Trump Rezim Iran Pecah Terbantahkan dari Kenyataan Ini

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:19 WIB

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

Tentara Zionis Israel Bombardir Lebanon, 5 Warga Sipil Tewas Termasuk Seorang Jurnalis

News | Kamis, 23 April 2026 | 06:59 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×