- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin penertiban parkir liar di kawasan Lebak Bulus pada Jumat, 24 April 2026.
- Pemprov DKI mengerahkan ratusan personel gabungan untuk menata area guna mengurai kemacetan serta meningkatkan keamanan akses moda transportasi.
- Seluruh kendaraan dan pedagang akan direlokasi ke tempat resmi untuk kenyamanan serta solusi jangka panjang bagi masyarakat Jakarta.
Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memimpin langsung aksi penertiban lahan parkir liar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan penataan kawasan yang menyasar area di dekat mal Poins Square tersebut dilakukan guna mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Rano mengaku sering melihat kesemrawutan di lokasi, karena rutin menggunakan moda transportasi publik saat berangkat ke Balai Kota setiap Rabu.
"Saya kebetulan setiap hari Rabu memang lewat sini kalau mau ke Balai Kota, naik MRT. Sudah 1 tahun, nggak selesai-selesai masalah di sini. Hari ini saya minta selesai," ujarnya di lokasi.
Dalam upaya sterilisasi lahan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan
ratusan personel gabungan ke lapangan.
Rano menegaskan, parkir liar sangat merugikan publik karena menghambat akses umum serta memicu kerawanan tindak kriminalitas.
"Saya mengimbau agar warga tidak melakukan lagi lah parkir liar, karena melanggar aturan, terjadi kemacetan, akses umum menjadi terhambat, dan rawan tindak kejahatan. Jadi kami lakukan ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Jakarta," jelas politisi PDIP tersebut.
Rano pun memastikan, seluruh sepeda motor yang memenuhi bahu jalan akan segera dipindahkan ke kantong parkir resmi tak jauh dari lokasi.
Selain menertibkan kendaraan, Pemprov DKI Jakarta juga menertibkan para pedagang di sekitar lokasi, untuk bersedia direlokasi demi kenyamanan penumpang MRT.
"Saya bahasanya minta izin, kami akan pindahkan. Bukan nggak boleh berusaha, boleh berusaha, tapi nanti kami siapkan tempatnya. Ini kan kita tahu nih, akses MRT ini, cukup tinggi frekuensinya kan," tuturnya.
Terkait fenomena parkir liar sendiri, pemeran Si Doel ini menduga ada selisih tarif yang cukup mencolok antara parkir di dalam gedung dengan area luar.
Namun, Pemprov DKI berjanji akan berupaya mencarikan solusi terbaik guna mengatasi masalah parkir liar agar tidak terulang kembali setelah ditertibkan.
"Kalau parkir di dalam mal mungkin jauh lebih mahal daripada parkir di luar. Itu yang kami cari solusinya seperti apa," pungkasnya.