Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 12:49 WIB
Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur
36 bangunan di Jalan Mualim Aminudin, RT 06/RW 14, Cibubur, kini tinggal puing usai dilakukan eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (23/4/2026). (Suara.com/Yoga)
  • Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengeksekusi 36 bangunan di Jalan Mualim Aminudin, Cibubur, pada Kamis, 23 April 2026.
  • Eksekusi lahan seluas 12.542 meter persegi dilakukan karena bukti kepemilikan warga kalah kuat dibanding pemilik sah.
  • Pemilik sah lahan, Neneng Rahardja, merelokasi 40 kepala keluarga terdampak untuk membangun pemukiman komersial di lokasi tersebut.

Suara.com - Sebanyak 36 bangunan di Jalan Mualim Aminudin, RT 06/RW 14, Cibubur, kini tinggal puing usai dilakukan eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (23/4/2026) kemarin.

Samsuri, salah satu warga setempat, berbagi cerita tentang bagaimana area seluas 12.542 meter persegi itu dulunya merupakan sebuah tanah kosong.

"Yang saya tahu, dari tahun 80 an saya tinggal di sini, tanah sini memang awalnya tanah kosong aja," ujarnya saat berbincang dengan Suara.com di lokasi, Jumat (24/4/2026).

Lambat laun, kawasan tersebut mulai dipadati para pendatang, yang mendirikan bangunan permanen selama puluhan tahun.

"Kalau warga asli sini nggak ada yang berani. Soalnya pada nggak tahu juga kan tanah siapa," tutur Samsuri, mengenang ketidakpastian status tanah kala itu.

Proses penertiban lahan yang dihuni oleh 40 Kepala Keluarga (KK) tersebut memang sempat diwarnai ketegangan antara warga dengan pihak-pihak yang mewakili pemilik lahan, termasuk petugas pengadilan.

"Masih sama-sama merasa punya hak kan," ungkap Samsuri mengenai suasana panas di lokasi kemarin.

Klaim kepemilikan menemui titik buntu setelah diketahui bahwa beberapa warga selama ini hanya mengantongi dokumen yang lemah secara hukum di hadapan pengadilan.

"Saya kan sempet ngobrol juga sama pengacaranya korban, pas saya lihat bukti kepemilikan tanahnya, ya cuma akta girik. Wah, ya nggak bisa kata saya. Pasti kalah sama yang punya lahan," jelas Samsuri.

Beberapa warga sebenarnya ada juga yang mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah tempat bangunan rumah mereka berdiri.

Namun, eksekusi lahan tetap dilakukan karena wilayah tersebut lebih dulu terdaftar sebagai milik perorangan.

"Ya, rata-rata korban mafia tanah. Sertifikat ganda kan jatuhnya," tutur Samsuri.

Warga yang terdampak eksekusi lahan pun akhirnya memilih merelakan bangunan mereka, setelah dipastikan mendapat fasilitas relokasi dari pemilik tanah yang sah.

"Yang saya tahu, katanya sudah difasilitasi sama yang punya tanah. Sudah dipindahkan ke kontrakan baru. Makanya ya cuma sempet ada konflik di awal aja kemarin," papar Samsuri.

Lahan atas nama Neneng Rahardja tersebut kabarnya akan disulap menjadi area pemukiman komersial oleh sang pemilik lahan dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karakter JUMBO Hidupkan Suasana Kampung Seruni di Cibubur dan Prigen

Karakter JUMBO Hidupkan Suasana Kampung Seruni di Cibubur dan Prigen

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 05:55 WIB

Baru Diluncurkan, Tiket Early Bird Cravier 2026 Habis dalam Sekejap

Baru Diluncurkan, Tiket Early Bird Cravier 2026 Habis dalam Sekejap

Lifestyle | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:07 WIB

Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara

Heboh Video Bus Transjakarta Keluarkan Asap Putih di Cibubur, Manajemen Buka Suara

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:22 WIB

Staycation di Artotel Living World Cibubur: Menginap, Hangout, dan Kulineran di Satu Tempat

Staycation di Artotel Living World Cibubur: Menginap, Hangout, dan Kulineran di Satu Tempat

Lifestyle | Kamis, 18 Desember 2025 | 16:54 WIB

Akal Bulus Pasutri Polisi Gadungan: Pura-pura Istri Pendarahan, Mobil Sopir Online Lenyap

Akal Bulus Pasutri Polisi Gadungan: Pura-pura Istri Pendarahan, Mobil Sopir Online Lenyap

News | Minggu, 16 November 2025 | 22:25 WIB

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:28 WIB

Perkuat Keterampilan Global, SMP Labschool Cibubur Hadirkan FOCUS dengan Pendekatan STEAM

Perkuat Keterampilan Global, SMP Labschool Cibubur Hadirkan FOCUS dengan Pendekatan STEAM

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 19:01 WIB

Terkini

China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya

China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:12 WIB

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:45 WIB

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:39 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:40 WIB

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB