Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
Kilas Balik Pembebasan Kapal Sinar Kudus Dari Perompak Somalia (Dok. Marine Trafic)

Persiapan kapal dan pasukan mulai dilakukan.

6. Tanggal 21 Maret

  • Penjelasan rencana operasi serta penerimaaan keputusan Presiden.
  • 2 fregat dan heli diberangkatkan dari Jakarta
  • Pasukan khusus berangkat dari Jakarta memakai pesawat TNI AU dan bergabung dengan kapal di Colombo.
  • Pembebasan dilakukan ketika kapal sedang berlayar.

7. Tanggal 23 Maret

2 fregat dan helikopter berangkat dari Jakarta.

8. Tanggal 29 Maret

2 Kapal sudah tiba di Colombo. Proses penerimaan pasukan khusus dan bekal ulang berlangsung.

9. Tanggal 30 Maret

2 fregat berangkat dari Colombo ke wilayah perairan Somalia. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima saat itu, MV Sinar Kudus sudah turun jangkar di perairan Somalia. Akan tetapi, ada kemungkinan masih dipakai sebagai kapal induk.

10. Tanggal 4 April

baca juga

Pasukan Gugus Tugas telah tiba di Somalia. Mereka melakukan pengumpulan data dan rencana cadangan. Pertama, hasil deteksi dari helikopter yang diterbangkan melaporkan bahwa ada 8 kapal negara lain yang dibajak.

Kedua, belum ada negara lain yang melakukan pembebasan sandera ketika kapal sudah turun jangkar. Ketiga, biasanya ABK yang disandera sering dipindah dan jumlahnya di kapal tidak lengkap.

Keempat, masing-masing kapal yang dibajak dijaga oleh pasukan keamanan. Kelima, terdapat kurang lebih 15-20 kelompok perompak yang terorganisir. Di mana setiap kelompoknya berisi 30 anggota. Keenam, kapal-kapal turun jangkar di kota yang mayoritas berisi perompak.

11. Tanggal 6 April

Satgas kembali ke Pelabuhan Oman, Salalah, untuk bekal ulang.

12. Tanggal 12 April

Pasukan melakukan antisipasi jika Sinar Kudus keluar dari perairan Somalia.

13. Tanggl 13 April

Negosiasi memperoleh titik terang yaitu penindakan disesuikan dengan tebusan yang disepakati. Dipastikan pula langkah itu mendapat jaminan keselamatan ABK. Setelah itu, di saat pelepasan akan dilaksanakan tindakan militer terhadap komplotan perompak Somalia.

14. Tanggal 18 April

Melakukan rapat terbatas di Bogor untuk menyelamatkan sandera, kemudian pengejaran terhadap bajak lait Somalia yaitu dengan dilakukannya operasi militer. Aksi serentak dilakukan dengan kekuatan 1 LPD, 1 heli, Kopassus, Kostrad, marinir hingga pelibatan Sandi Yudha pimpinan Dankormar.

15. Tanggal 21 April

Penambahan kekuatan diberangkatkan dari Jakarta menuju Somalia.

16. Tanggal 27 April

SBY mencermati kebijakan serta permintaan bebaskan dan selamatkan ABK, melaksanakan aksi militer terhadap elemen perompak, hingga mengawal MV Sinar Kudus sampai ke Oman.

17. Tanggal 28 April

Rencana pengantaran uang tebusan kemudian dibatalkan sebab ada pimpinan perompak meminta nominal tebusan dinaikkan dari jumlah yang disepakati.

18. Tanggal 30 April

Pengantaran uang tebusan melalui pesawat dispanser. Uang miliaran itu dibawa ke MV Sinar Kudus untuk dicek asli atau tidak. Selanjutnya dibagi ke perompak, investor, tokoh informal 10 persen, serta penjaga 10 persen. Perhitungan uang tebusan dilakukan di kapal sampai malam.

19. Tanggal 1 Mei

Pagi harinya, semua perompak turun dari MV Sinar Kudus. Setelah dipastikan tidak ada lagi perompak di MV Sinar Kudus, barulah dilakukan aksi tindakan militer pengamanan untuk melakukan pengejaran. Karena perompak Somalia mengetahui tindakan itu, mereka ikut menyerang TNI. Hingga akhirnya terjadi baku tembak.

Sejumlah 4 Perompak tertembak dan jatuh ke laut. Namun, tidak ditemukan mayatnya di laut dan hanya speedboatnya yang ditemukan dan dibawa ke Indonesia.

Setelah itu, TNI melakukan pengecekan keamaan MV Sinar Kudus dan sterilisasi perompak serta bahan peledak. Setelah dipastikan aman, kapal kemudian dibawa ke Oman dan dikawal oleh 2 fregat.

20. Tanggal 4 Mei

Satgas, kapal LPD (Landing Platform Deck), serta pihak militer lainnya melaksanakan konsolidasi di Oman.

Kejadian yang menimpa MV Sinar Kudus kembali harus dirasakan kapal tanker minyak Honour di perariran Somalia. Kini upaya pembebasan para awak tengah dilakukan.

Demikian tadi kilas balik pembebasan kapal Sinar Kudus dari perompak Somalia. Semoga menambah wawasan!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:15 WIB

DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka

DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:51 WIB

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×