Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 30 April 2026 | 11:47 WIB
Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu
Militer Israel secara agresif mengadang kapal kemanusiaan yang sedang berlayar menuju Gaza di wilayah perairan dekat Yunani. (Istimewa)
baca 10 detik
  • Militer Israel mengadang kapal bantuan kemanusiaan Gaza di perairan internasional dekat negara Yunani.

  • Aktivis melaporkan adanya intimidasi menggunakan senjata semi otomatis dan perintah paksa untuk berlutut.

  • Israel mengonfirmasi pengambilan kendali kapal bantuan sebelum kapal tersebut mencapai wilayah teritorial mereka.

Suara.com - Militer Israel secara agresif mengadang kapal kemanusiaan yang sedang berlayar menuju Gaza di wilayah perairan dekat Yunani.

Aksi pengadangan ini menjadi bukti nyata upaya Israel memperketat blokade jalur laut meski di luar wilayah teritorial mereka.

Dikutip dari MEE, langkah militer tersebut menandai eskalasi baru dalam penghalangan bantuan logistik internasional bagi warga sipil di Palestina.

Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)
Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)

Tindakan intimidasi dilakukan dengan mengarahkan senjata serbu langsung kepada para relawan yang berada di atas kapal.

Para aktivis melaporkan adanya gangguan komunikasi yang disengaja untuk memutus akses informasi ke dunia luar.

“Perahu kami didekati oleh perahu cepat militer yang mengidentifikasi diri sebagai ‘Israel’, menodongkan laser dan senjata serbu semi-otomatis yang memerintahkan peserta ke bagian depan perahu dan berlutut,” ujar pernyataan resmi misi bantuan Global Sumud Flotilla.

Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)
Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)

Pihak penyelenggara bantuan mengonfirmasi bahwa mereka telah mengeluarkan sinyal SOS akibat situasi yang mengancam keselamatan tersebut.

Radio Angkatan Darat Israel mengutip sumber internal yang membenarkan operasi pengambilalihan kapal bantuan jauh sebelum memasuki wilayah Israel.

Klaim ini menunjukkan kebijakan preventif Israel yang semakin represif terhadap kapal-kapal pengangkut bantuan logistik kemanusiaan.

baca juga

Para relawan di atas kapal terus mendokumentasikan detik-detik mencekam saat kapal militer besar mulai mendekat.

“Kami memiliki kapal militer yang sangat, sangat besar sangat dekat dengan kami, menyorotkan cahaya terang... kami semua duduk di kokpit dengan tangan terangkat menunggu pengadangan,” kata Alice Chapman dalam unggahan videonya.

Kondisi di lapangan menunjukkan adanya tekanan psikologis besar terhadap para warga sipil yang membawa misi perdamaian tersebut.

Chapman mengungkapkan ketakutan mereka terhadap proses penggeledahan paksa yang diprediksi akan segera terjadi dalam waktu singkat.

Aktivis bahkan bersiap membuang perangkat komunikasi mereka untuk melindungi data sebelum personil militer naik ke kapal.

Meskipun mendapat tekanan hebat, sistem pelacak langsung di situs web flotilla masih berupaya memantau pergerakan kapal tersebut.

Upaya pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari gerakan Global Sumud Flotilla untuk mendobrak blokade panjang Israel di Gaza.

Israel secara konsisten melarang akses laut secara mandiri bagi Gaza dengan alasan keamanan nasional dan pemeriksaan kargo.

Ketegangan ini sering berujung pada bentrokan fisik di perairan internasional yang memicu kecaman dari berbagai organisasi hak asasi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Palestina Ajukan Banding ke CAS Lawan Keputusan FIFA Terkait Klub Israel di Wilayah Pemukiman Ilegal

Bola | Kamis, 30 April 2026 | 10:06 WIB

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:27 WIB

Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil

Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Terkini

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Kemenko PMK dan Petani Tembakau Sepakat: Ambang Batas Nikotin Belum Menjadi Prioritas Pembahasan

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18 WIB

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:14 WIB

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

Lapor Prabowo Soal 18 Kepala Daerah Kena OTT, Tito Soroti Background Artis hingga Pengusaha

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:13 WIB

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

TPA Dengung Lebak Banten Terbakar

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:08 WIB

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:04 WIB

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar

Bali | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:01 WIB

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00 WIB

×