Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 12:30 WIB
Indonesia Berpotensi Ciptakan 10 Juta Green Jobs, Surya dan Air Jadi Kontributor Utama
Ilustrasi PLTS (Magnific)

Suara.com - Indonesia berpotensi menciptakan hingga 10,19 juta lapangan kerja hijau pada 2060, dengan sektor energi terbarukan. Menurut studi terbaru Koaksi Indonesia surya dan tenaga air,menjadi penyumbang terbesar. 

Dalam diseminasi riset yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026), disebutkan bahwa potensi tersebut berkisar antara 6,31 hingga 10,19 juta pekerjaan bersih seiring percepatan transisi energi nasional. Lonjakan ini sejalan dengan target kapasitas listrik dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang diproyeksikan mencapai 474,06 gigawatt (GW) hingga 687,75 GW pada 2060.

Dari total tersebut, subsektor energi surya diperkirakan menjadi kontributor terbesar dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 1,86 hingga 4,57 juta orang. Sementara itu, tenaga air menyusul dengan proyeksi 1,79 hingga 2,36 juta pekerjaan.

Direktur Ketenagakerjaan Bappenas, Dr. Nur Hyglawati Rahayu, menegaskan bahwa potensi ini harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia.

“Pekerjaannya boleh hilang, tapi tenaga kerjanya nggak boleh kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, transisi menuju energi bersih tidak hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga kesiapan tenaga kerja untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri baru.

Menurutnya, fokus pembangunan ke depan akan semakin mengarah pada sektor energi terbarukan, sehingga kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keterampilan spesifik akan meningkat.

“Potensi pekerjaan yang baru, turun juga ke skill, siapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan,” kata Nur.

Selain itu, Koaksi Indonesia memperkirakan bahwa pada 2050, kebutuhan tenaga kerja teknis langsung dapat mencapai lebih dari 1,2 juta orang untuk mendukung pengembangan sektor ini.

Namun, implementasi kebijakan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam koordinasi lintas kementerian dan sektor. Tanpa perencanaan yang matang, potensi besar tersebut dikhawatirkan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Bagi mahasiswa dan pencari kerja, tren ini menunjukkan pentingnya mempersiapkan keterampilan di bidang energi terbarukan. Terlebih, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ditargetkan mencapai kapasitas hingga 100 GW pada 2060, menjadikannya salah satu sektor dengan kebutuhan tenaga kerja paling signifikan di masa depan.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar

News | Kamis, 30 April 2026 | 07:43 WIB

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:52 WIB

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

Babak Baru Blokade Selat Hormuz, Donald Trump Pilih Jalur Isolasi Maritim Total

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:28 WIB

Riset Koaksi Ungkap Paradoks Green Jobs di Indonesia: Mengapa Lulusan Formal Sulit Direkrut?

Riset Koaksi Ungkap Paradoks Green Jobs di Indonesia: Mengapa Lulusan Formal Sulit Direkrut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:25 WIB

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap

News | Kamis, 30 April 2026 | 12:22 WIB

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:59 WIB

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:47 WIB

Sadis! Pemuda Mabuk Lempar Kucing dari Balkon Setinggi 6 Meter Cuma Disanksi Ringan

Sadis! Pemuda Mabuk Lempar Kucing dari Balkon Setinggi 6 Meter Cuma Disanksi Ringan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:30 WIB

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:26 WIB

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:17 WIB

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 11:16 WIB