WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney

Cesar Uji Tawakal | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 14:54 WIB
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
ilustrasi penjara (pixabay.com)
  • Sebanyak 28 kru kapal pesiar ditangkap otoritas Amerika Serikat April lalu.

  • Satu warga negara Indonesia terlibat dalam distribusi konten ilegal seksual anak.

  • Disney Cruise Line memberikan sanksi pemecatan tegas kepada kru yang terlibat.

Suara.com - Sebuah kasus distribusi konten pelecehan seksual anak menuai perhatian banyak pihak pada pekan ini. Kasus itu terjadi salah satunya pada sebuah kapal pesiar Disney.

U.S. Customs and Border Protection (CBP) membuka kasus tersebut setelah mereka menaiki kapal pesiar pada 23 dan 27 April 2026.

Itu merupakan bagian dari penyelidikan yang telah berlangsung sebelumnya.

Petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat melakukan penangkapan kepada 28 kru kapal pesiar yang ternyata melibatkan seorang pekerja Indonesia

Laporan dari NBC News mengungkap bahwa 26 awak kapal berasal dari Filipina, satu dari Portugal, dan satu lagi dari Indonesia.

Meski tak menjelaskan secara detail, mereka akan menghadapi hukuman yang berlaku pada masing-masing negara.

Kapal Pesiar Disney Adventure. (dok. Disney Adventure)
Kapal Pesiar Disney Adventure. (dok. Disney Adventure)

Awak kapal disebut "terlibat dalam penerimaan, kepemilikan, pengangkutan, distribusi, atau penayangan Child Sexual Exploitation Material (Materi Eksploitasi Seksual Anak) atau pornografi anak".

Perusahaan memberikan sanksi tegas yaitu pemecatan kepada semua kru kapal pesiar.

Tak hanya itu, visa mereka dibatalkan dan mereka dideportasi ke negara asal. Dari 28 pekerja kapal pesiar ternama, beberapa dari Disney Cruise Line sehingga memicu perhatian publik.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi pelaku industri digital bahwa pengawasan terhadap konten ilegal sangatlah ketat, bahkan di lingkungan liburan yang dianggap paling aman sekalipun.

Salah satu kapal yang menjadi pusat perhatian adalah Disney Magic. Dharmi Mehta, seorang penumpang di kapal tersebut, menyaksikan langsung proses penangkapan yang dramatis.

Ia merekam setidaknya empat petugas CBP yang menggiring beberapa karyawan dengan tangan terborgol. Mehta menggambarkan suasana tersebut sangat mengganggu, terutama karena salah satu yang ditangkap adalah pelayan yang melayaninya selama perjalanan.

"Dia mengenakan seragam lengkap, yaitu blazer dan dasi. Beberapa karyawan lain masih mengenakan seragam koki mereka dengan tanda nama di atasnya," kata Mehta dikutip dari Fox News.

Respons Perusahaan

Menanggapi skandal ini, pihak Disney Cruise Line bertindak tegas dan memastikan mereka tidak memberikan ruang bagi pelaku kriminal.

"Kami memiliki kebijakan tanpa toleransi untuk jenis perilaku ini dan sepenuhnya bekerja sama dengan penegak hukum," kata juru bicara Disney Cruise Line.

Perusahaan juga menegaskan status kepegawaian para pelaku dengan menyatakan, “Meskipun sebagian besar individu ini bukan dari perusahaan pelayaran kami, mereka yang berasal dari perusahaan tersebut sudah tidak lagi bekerja di perusahaan," ungkap Disney.

Selain Disney, pihak Holland America juga mengonfirmasi keterlibatan beberapa krunya dan telah melakukan pemecatan serupa.

"Kami menindak tegas dan melakukan pemecatan terhadap beberapa kru yang terlibat," ungkap Holland America.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

Ibam Divonis 4 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Nadiem Makarim: Itu di Luar Nalar

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:41 WIB

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:46 WIB

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB