Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
Tentara Israel pada Sabtu (28/6/202), mengeluarkan perintah pengusiran terhadap warga Palestina. (ist)
  • Abdel Mahdi al-Wuheidi, warga berusia 85 tahun, mengalami tragedi pengusiran paksa Nakba tahun 1948 dan perang Gaza saat ini.
  • Konflik yang pecah sejak Oktober 2023 menghancurkan rumah serta infrastruktur di kamp pengungsi Jabalia dan memaksa warga terus mengungsi.
  • Meskipun hidup di tengah reruntuhan akibat perang berkepanjangan, Abdel Mahdi bersumpah tetap bertahan dan tidak akan meninggalkan tanah kelahirannya.

Suara.com - Di tengah puing-puing kamp pengungsi Jabalia yang porak-poranda, Abdel Mahdi al-Wuheidi yang kini berusia 85 tahun kembali membuka luka lama pengusiran paksa Nakba 1948 yang kini kembali ia rasakan di penghujung hidupnya.

Menyitat laporan jurnalis Al Jazeera, Maram Humaid, dikutip pada Senin (18/5/2026), pria kelahiran Bir al-Saba itu menegaskan bahwa penderitaan yang dialami warga Gaza saat ini jauh melampaui segala tragedi yang pernah ia saksikan sepanjang hidupnya.

Meski harus hidup di tengah reruntuhan akibat perang dan gagalnya berbagai upaya gencatan senjata, Abdel Mahdi bersumpah tidak akan pernah meninggalkan tanah kelahirannya, bahkan jika ditawari istana mewah di New York sekalipun.

Tragedi Nakba di Awal dan Akhir Kehidupan

Lahir pada 1940, Abdel Mahdi masih anak-anak ketika tragedi Nakba 1948 memaksa sekitar 750 ribu warga Palestina terusir dari tanah mereka.

Ia masih mengingat kehidupan damai bersama keluarganya sebelum semuanya berubah akibat konflik dan pengusiran.

Ingatan itu membawanya kembali ke masa ketika kabar kedatangan milisi Haganah mulai menyebar di Bir al-Saba.

“Kita semua pergi … Kita berjalan berhari-hari. Kita beristirahat, lalu melanjutkan berjalan,” kenangnya.

“Kita tidak pernah membayangkan itu akan menjadi pengasingan permanen,” tambahnya.

Keluarganya kemudian menetap di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza sebelum akhirnya pindah ke kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara.

“Kita tinggal di tenda-tenda. Hujan dan angin membanjiri mereka, dinginnya tak tertahankan, lalu datang panas yang menyengat,” katanya.

“Ada kelaparan, kelelahan, antrean panjang untuk makanan dan air, toilet bersama, kutu, sanitasi buruk … kenangan yang menyakitkan,” lanjut Abdel Mahdi.

Kehidupan yang Kembali Hancur

Puluhan tahun pengasingan, perang, dan upaya membangun kembali kehidupan terus ia jalani dengan penuh kepahitan.

Abdel Mahdi sempat bekerja di sektor konstruksi di wilayah Israel ketika pekerja Palestina masih diberikan izin kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel

PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:34 WIB

Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina

Bola | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:33 WIB

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:23 WIB

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:20 WIB

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:18 WIB

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB