Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB
Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Senin (27/4/2026). (Tangkapan layar)
baca 10 detik
  • Wapres Gibran Rakabuming Raka memanggil KSP Dudung Aburachman di Jakarta untuk membahas perbaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • KSP Dudung akan melakukan inspeksi mendadak guna mencegah potensi korupsi serta penyelewengan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
  • KSP dan KPK bekerja sama melakukan pengawasan ketat terhadap mekanisme kerja serta tata kelola program Makan Bergizi Gratis.

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanggil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman, hari ini. Melalui pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan langsung Dudung saat mengungkapkan pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana di Kantor Staf Presiden, pada hari yang sama.

"Tadi sebelum ketemu Kepala BGN pun saya dipanggil oleh Wapres, judulnya itu juga. Jadi bagaimana perbaikan-perbaikan masalah BGN, sehingga didatangkan pakar-pakar gizi, pakar-pakar betul-betul menguasai masalah dapur sehingga untuk perbaikan ke depannya masalah BGN," kata Dudung di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Mengenai pertemuan dengan Kepala BGN, Dudung menjelaskan maksud kehadiran Dadan datang ke Kantor Staf Presiden.

"Tadi ada Kepala BGN ke sini, melaporkan tentang situasi di BGN, mekanisme kerja, termasuk hal-hal yang menonjol," kata Dudung.

Kepada Dadan, Dudung menegaskan bahwa Kantor Staf Presiden akan turut mengawal ketat serta melakukan pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titip atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus," kata Dudung.

Dudung mengapresiasi sinergi BGN dengan Kantor Staf Presiden. Ia berujar BGN bahkan meminta Kantor Staf Presiden ikut membantu mengawasi.

"Dan alhamdulillah kita sinergi dengan BGN, dan BGN pun minta untuk dibantu untuk pengawasan karena kan cukup banyak. Dan ini akan ditingkatkan kembali," kata Dudung.

baca juga

Dudung berharap program prioritas presiden tersebut semakin membaik karena memberikan manfaat bagi anak-anak.

Cegah Potensi Korupsi

KSP Dudung berencana melakukan inspeksi mendadak atau sidak, mencari tahu langsung ketimpangan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Dudung menyadari bahwa program prioritas tersebut tengah menjadi sorotan. Ia ingin menyidak langsung mencari tahu di lapangan ada tidaknya penyelewengan.

"Artinya bahwa yang sekarang kita sedang booming ini masalah MBG (Makan Bergizi Gratis). Tadi saya diskusi banyak hal-hal yang terjadi ketimpangan-ketimpangan dan nanti akan saya sidak," ujar Dudung usai menerima Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

"Tentunya ini dengan beberapa tim dari kementerian dan kalau misalnya kita ketahui dan betul-betul terbukti, saya tidak akan segan-segan untuk expose secara langsung," kata Dudung.

Dudung mengatakan pertemuannya dengan pimpinan KPK dalam rangka membahas Perpres Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

Ia mengatakan banyak kementerian dan lembaga yang terlibat, mulai Bappenas, KPK, Kementerian Dalam Negeri, KSP, dan Kementerian PAN RB. Kekinian, tengah dirancang untuk mengusulkan keterlibatan Kemenkeu dan BPKP.

"Dan ini, Perpres ini biasanya per satu tahun itu dua kali kita lapor ke Presiden. Saya yakin dengan beliau, Bapak Presiden, begitu semangatnya membasmi korupsi, maling-maling, saya yakin beliau akan concern dengan hal-hal seperti ini," kata Dudung.

Terkait rencana sidak mengenai program MBG, Dudung menegaskan langkah tersebut dikakukan untuk melakukan pencegahan terhadap kelompok yang ingin memanfaatkan pelaksanaan program untuk kepentingan pribadi.

"Dan saya akan sampaikan nanti apa yang menjadi temuan nanti di lapangan, sehingga tidak ada pemanfaatan-pemanfaatan yang hanya kemudian dimanfaatkan oleh kelompok perorangan," kata Dudung.

"Banyak saya dapat laporan-laporan, tetapi saya kalau belum terjun di lapangan saya tidak mau akan menyampaikan apa temuannya. Nanti tunggu nanti saya akan secepatnya saya ke lapangan," tutur Dudung.

Dudung menilai banyak celah atau potensi korupsi dari pelaksanaan program MBG. Oleh karena itu perlu dilakukan antisipasi atau langkah pencegahan

"Banyak celahnya, banyak celahnya," ujar Dudung.

Salah satu celah korupsi, diakatakan Dudung mengenai jual beli titik dapur MBG atau SPPG.

"Ya salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Ya itu ada itu, salah satunya ya. Nanti akan saya lihat itu jual-beli titik," kata Dudung.

Bukan hanya soal jual beli titik SPPG, termasuk celah korupsi atau penyelewengan terhadap menu makan bergizi gratis juga akan dicari tahu.

"Nanti itu juga akan ada yang kita temukan. Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas dan sebagainya, nanti akan saya cek langsung di lapangan," kata Dudung.

Sementara itu, Agus menekankan bahwa KPK akan ikut melakukan pengawasan dan pencegahan.

"Ya kita dalam posisi ini pencegahan ya. Banyak hal-hal yang bisa dipertajam dari governance-nya kita coba tinjau, kita coba awasi, dan kemudian sistem-sistem yang selama ini kurang berjalan kita sudah berikan masukan. Rekomendasi sudah diberikan kepada Kepala BGN. Tadi, dan kita menunggu tindak lanjutnya," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:51 WIB

Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan

Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:24 WIB

Pastikan MBG Berlanjut, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat!

Pastikan MBG Berlanjut, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat!

Video | Senin, 18 Mei 2026 | 16:50 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Menteri PU Disiplinkan ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Disiplinkan ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Video | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:36 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×