- Militer AS menyerang lokasi strategis di Bandar Abbas, Iran, untuk mengamankan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
- Iran membalas serangan tersebut dengan menargetkan pangkalan udara AS, sementara Kuwait mengaktifkan sistem pertahanan udara nasionalnya.
- Ketegangan militer ini memicu lonjakan harga minyak dunia lebih dari tiga persen di pasar energi global.
Di tengah situasi panas tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington masih membuka peluang diplomasi dengan Iran.
Rubio menegaskan pemerintahan Presiden Donald Trump ingin memberikan kesempatan bagi negosiasi untuk berhasil.
Rubio mengakui pembicaraan dengan Iran menunjukkan sedikit kemajuan.
Namun, Rubio juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat memiliki opsi lain jika jalur diplomatik tidak membuahkan hasil, termasuk kemungkinan serangan militer lanjutan.