Kemenkes Akan Loloskan Aturan Standardisasi Kemasan, Pedagang Kaki Lima Terbebani dan Tegas Menolak

Galih Prasetyo

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:00 WIB
Kemenkes Akan Loloskan Aturan Standardisasi Kemasan, Pedagang Kaki Lima Terbebani dan Tegas Menolak
Ilustrasi rokok. (Pixabay/@realworkhard)
baca 10 detik
  • Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia menolak rencana Kemenkes terkait standardisasi kemasan rokok dalam RPMK karena memberatkan pedagang kecil.
  • Kebijakan penyeragaman kemasan dikhawatirkan memicu peredaran rokok ilegal dan menurunkan pendapatan pedagang yang bergantung pada penjualan rokok resmi.
  • APKLI mengkritik kurangnya pelibatan pelaku usaha dalam proses penyusunan aturan yang berpotensi berdampak pada 3,9 juta pedagang kecil.

Suara.com - Rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meloloskan aturan standardisasi kemasan rokok dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan menuai penolakan dari kalangan pedagang kaki lima.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia, Ali Mahsun, menilai kebijakan tersebut berpotensi membebani pedagang kecil dan memperbesar peredaran rokok ilegal di pasar.

Menurut Ali, penyeragaman kemasan rokok melalui penggunaan warna, bentuk, huruf, dan desain yang sama akan menyulitkan pedagang membedakan produk legal dan ilegal.

Kondisi itu dikhawatirkan berdampak langsung terhadap penjualan produk resmi yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan utama pedagang.

"Para pedagang sangat dirugikan ketika tidak ada pembeda produk. Memaksakan kemasan rokok polos dengan warna Pantone 448C, penyeragaman huruf, bentuk dan gambar, akan membuat penjualan rokok legal tergerus dengan membeludaknya rokok ilegal," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

APKLI juga menyoroti proses penyusunan RPMK yang dinilai kurang melibatkan pemangku kepentingan dari sektor perdagangan.

Ali mempertanyakan alasan perwakilan pedagang kaki lima tidak diundang dalam konsultasi publik yang digelar Kemenkes pada 25 Mei lalu.

Menurutnya, kelompok pedagang justru menjadi salah satu pihak yang akan merasakan dampak langsung apabila aturan tersebut diterapkan.

Ia menyebut sekitar 3,9 juta pedagang kaki lima, warung kelontong, pedagang asongan, hingga pelaku UMKM berpotensi terdampak oleh kebijakan itu.

baca juga

Ali menjelaskan, penjualan rokok masih menjadi komoditas penting bagi banyak pedagang kecil.

Pada sejumlah warung kelontong, kontribusi penjualan rokok bahkan disebut mencapai lebih dari 50 persen dari total transaksi harian.

Ia menegaskan RPMK seharusnya mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan kesehatan masyarakat dan keberlangsungan ekonomi rakyat.

Menurutnya, ekosistem pertembakauan memiliki peran besar dalam menopang lapangan kerja dan penerimaan negara.

"RPMK ini seharusnya menjadi instrumen keseimbangan kepentingan rezim kesehatan dan rezim ekonomi rakyat dalam tata kelola ekosistem pertembakauan di Indonesia," ujarnya.

Ali juga mempertanyakan mengapa regulasi yang awalnya berfokus pada peringatan kesehatan berkembang hingga mengatur standardisasi kemasan produk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat 'Diterima Teman' Lebih Penting dari Kesehatan: Membedah Psikologi Remaja Pengguna Vape

Saat 'Diterima Teman' Lebih Penting dari Kesehatan: Membedah Psikologi Remaja Pengguna Vape

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:55 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:51 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Putih Lawan Hitam

Putih Lawan Hitam

Your Say | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×