Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar

Vania Rossa

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:36 WIB
Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar
Ilustrasi kenapa susah berhenti merokok. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Gejala putus nikotin menjadi hambatan medis utama bagi perokok yang ingin berhenti mengonsumsi rokok konvensional maupun elektrik.
  • Indonesia mencatat 70 juta perokok aktif dengan risiko kesehatan serius bagi perokok serta kelompok rentan di sekitarnya.
  • Kementerian Kesehatan memperkuat layanan berhenti merokok melalui kampanye nasional, kolaborasi lintas sektor, dan pendampingan klinis tenaga kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, mengatakan penurunan prevalensi perokok membutuhkan dukungan dari berbagai pihak karena dampak kesehatan dan ekonomi akibat konsumsi tembakau sangat besar.

"Akselerasi penurunan prevalensi perokok di Indonesia merupakan agenda krusial yang membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh lintas sektor," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah terus memperkuat layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) yang kini telah terintegrasi di fasilitas kesehatan primer, termasuk puskesmas.

"Melalui kampanye #SehatTanpaRokok, kami menggandeng sektor swasta dan organisasi profesi medis untuk memastikan masyarakat tidak hanya menerima edukasi bahaya merokok, tetapi juga mendapatkan akses terhadap pendampingan klinis dan farmakoterapi yang tepat," kata Nadia.

Libatkan Tenaga Kesehatan dan Mitra

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Kemenkes bersama sejumlah mitra menggelar Workshop Upaya Berhenti Merokok (UBM) yang diikuti 150 tenaga kesehatan, terdiri dari konselor klinik UBM di puskesmas serta apoteker dan tenaga farmasi.

Pelatihan mencakup berbagai materi mulai dari dampak medis rokok, pendekatan farmakoterapi dan non-farmakoterapi, hingga teknik wawancara motivasional untuk membantu pasien yang ingin berhenti merokok.

Dalam kolaborasi ini, Guardian Indonesia berperan memperluas akses edukasi melalui jaringan apoteker dan tenaga farmasi yang tersebar di berbagai daerah. Guardian Indonesia juga mengambil peran aktif untuk mengamplifikasi kampanye #SehatTanpaRokok ke tingkat komunitas dengan menyediakan ruang edukasi yang inklusif serta memfasilitasi akses solusi kesehatan yang aman bagi masyarakat. 

Sementara Kenvue mendukung upaya edukasi terkait terapi pengganti nikotin (Nicotine Replacement Therapy/NRT) sebagai salah satu metode pendampingan bagi perokok yang ingin lepas dari ketergantungan nikotin. 

baca juga

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap informasi, pendampingan, dan layanan berhenti merokok yang memadai sehingga prevalensi perokok di Indonesia dapat terus ditekan, terutama di kalangan anak dan remaja.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

PHK Massal di IHT Bisa Terjadi Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 07:33 WIB

5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok

5 Rekomendasi Permen Karet Sugar Free Cocok untuk Bantu Berhenti Merokok

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 17:02 WIB

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:20 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×