Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 04 Juni 2026 | 18:48 WIB
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
Nanik S Deyang di konferensi pers di kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Suara.com/Lilis Varwaty)
  • Ketua BGN menunjuk Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala untuk mempercepat penyaluran makan bergizi ke daerah 3T.
  • Pengalaman Trenggono di bidang teritorial dan ketahanan pangan diharapkan mampu mendukung operasional program di wilayah pelosok.
  • Proses pengunduran diri Trenggono dari status TNI aktif telah dilakukan sebagai syarat administratif jabatan wakil kepala BGN.

Suara.com - Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang ungkap alasan penunjukan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN. Menurutnya, hal tersebut berkaitan dengan fokus BGN yang nantinya akan menyasar pemberian MBG ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pengalaman Trenggono sebagai TNI diharapkan bisa mempermudah penjangkauan MBG ke daerah-daerah pelosok tersebut. Nanik menambahkan, kalau fokus penyaluran ke 3T juga menjadi arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Kami membutuhkan ahli teritorial," ucapnya dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Ia menyadari keterlibatan TNI dalam program makan bergizi gratis (MBG) itu akan memantik tanda tanya publik. Terutama mengenai status keanggotaan Trenggono dalam militer. Nanik memastikan kalau wakilnya itu telah mengajukan pengunduran diri sebagai TNI aktif.

"Sebelum ditanyakan mengapa TNI aktif, sudah diajukan proses pengunduran diri dan mungkin dalam waktu dekat beliau sudah pensiun. Tapi proses pengunduran dirinya sudah dilakukan, berlangsung sejak kemarin," imbuhnya.

Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai wakil kepala BGN. (Suara.com/Lilis Varwaty)
Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai wakil kepala BGN. (Suara.com/Lilis Varwaty)

Selain memiliki latar belakang aparat militer, Nanik mengungkapkan kalau Trenggono juga sebelumnya bekerja di perusahaan BUMN dalam bidang ketahanan pangan.

"Beliau sebelumnya adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara," ungkap Nanik.

Sebelumnya, Trenggono ditunjuk sebagai wakil kepala BGN bersama dengan Agustina Arum Sari. Keduanya menggantikan tiga wakil kepala BGN yang sebelumnya diisi oleh Sony Wijaya, Lodewyk Pusung, dan Nanik S Deyang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB

Kala Prabowo Sapa Jaksa Agung setelah Tangkap Kepala BGN: Yang Sekarang Agak Diwaspadai

Kala Prabowo Sapa Jaksa Agung setelah Tangkap Kepala BGN: Yang Sekarang Agak Diwaspadai

Video | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:02 WIB

Dadan Hindayana Cs Tersangka, Ucapan 'Amit-amit' Charles Honoris Kini Jadi Kenyataan

Dadan Hindayana Cs Tersangka, Ucapan 'Amit-amit' Charles Honoris Kini Jadi Kenyataan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:46 WIB

Terkini

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:47 WIB

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:36 WIB

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:26 WIB

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:14 WIB

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:05 WIB

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:03 WIB

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

Wamen Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rutin Rp100 Juta Tiap Jumat, Ini Modusnya

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:01 WIB